Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Debat Keempat Capres-cawapres, Ini Isu-isu Krusial yang Harus Dibahas

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Nanda Prayoga
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Pengamat Politik Universitas Andalas, Aidinil Zetra. (Foto: istimewa)

Debat Keempat Capres-cawapres, Ini Isu-isu Krusial yang Harus Dibahas

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Pengamat Politik Universitas Andalas Aidinil Zetra mengungkapkan isu-isu krusial yang harus dibahas pada Debat Keempat Calon Presiden-Calon Wakil Presiden (Capres-cawapres) 2024. 

Baca Juga : Pengamat Prediksi Wadas dan IKN Bakal Dibahas Pada Debat Keempat Capres-cawapres

Hal pertama yang diungkapkannya adalah isu mengenai perubahan iklim, yang dianggapnya sebagai salah satu isu global yang paling mendesak.

Baca Juga : Repnas Yakin Gibran Akan Berikan Narasi Beyond The Box Pada Debat Keempat Capres-cawapres

“Indonesia merupakan salah satu negara yang paling rentan terhadap dampak perubahan iklim, seperti kenaikan permukaan laut, kekeringan, dan banjir,” katanya kepada nusantaraterkini.co, Sabtu (20/1/2024).

Kedua adalah isu deforestasi yang merupakan salah satu penyebab utama perubahan iklim. Sebab Indonesia dianggapnya sebagai salah satu negara dengan laju deforestasi tertinggi di dunia. 

Baca Juga : Soal Pembatalan Informasi Tertutup Dokumen Syarat Capres-Cawapres, Formappi: Komisioner KPU Ciut

“Deforestasi menyebabkan hilangnya habitat flora dan fauna, serta meningkatkan kerentanan terhadap bencana alam,” jelasnya.

Baca Juga : Hasil "Real Count" KPU Data 42,53 Persen: Anies 24,59 Persen, Prabowo 56,39 Persen, Ganjar 19,03 Persen

Isu ketiga yang menurutnya harus dibahas adalah isu mengenai polusi udara, air, dan tanah. Isu ini merupakan masalah lingkungan yang serius di Indonesia. Terutama polusi menyebabkan berbagai penyakit, serta menurunkan kualitas hidup masyarakat.

“Keempat, isu kemiskinan dan ketimpangan yang merupakan masalah utama dalam pembangunan berkelanjutan yang paling mendesak di Indonesia. Kemiskinan menyebabkan masyarakat tidak memiliki akses yang memadai terhadap pendidikan, kesehatan, dan sumber daya alam,” jelasnya.

Sementara itu, terkait tema energi, ada isu yang menurutnya harus dibahas, yakni isu ketahanan energi. Di mana kemampuan Indonesia dalam memenuhi kebutuhan energinya sendiri secara berkelanjutan patut diperdebatkan. 

“Indonesia merupakan negara dengan potensi energi yang besar, namun masih bergantung pada energi fosil, terutama batubara, untuk memenuhi kebutuhan energinya. Hal ini menimbulkan risiko terhadap ketahanan energi Indonesia, terutama jika terjadi gangguan pasokan atau kenaikan harga energi fosil,” terangnya.

Kemudian terkait isu pangan dan agraria, disebutkannya, yang menghambat ketahanan pangan di Indonesia adalah konsentrasi kepemilikan lahan. Ini juga suatu urgensi yang menurutnya harus dibahas. 

“Menurut data Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), 70 persen lahan pertanian di Indonesia dikuasai oleh satu persen pemilik lahan. Hal ini menyebabkan ketimpangan akses petani terhadap lahan pertanian, sehingga menyulitkan petani untuk meningkatkan produktivitasnya,” tandasnya.

Diketahui, Debat Keempat Capres-cawapres 2024 akan diselenggarakan besok, Minggu (21/1/2024) di Jakarta Convention Center (JCC).

Adapun tema yang akan diperdebatkan adalah Pembangunan Berkelanjutan dan Lingkungan Hidup, Sumber Daya Alam dan Energi  Pangan, Agraria, Masyarakat Adat, dan yang terakhir adalah Desa.

(mr6/nusantaraterkini.co)