Iran Resmi Lakukan Serangan ke Israel, Puluhan Drone dan Rudal Diluncurkan
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Iran akhirnya melakukan serangan ke wilayah Israel, Minggu (14/4/2024).
Baca Juga : AS dan Iran Kembali Memanas, Saling Serang Picu Ketegangan Baru di Kawasan Teluk
Dari video yang beredar di X (Twitter), puluhan roket diluncurkan ke Israel dalam satu jam terakhir yang beberapa di antaranya berhasil menembus iron dome negara itu. Bahkan dalam cuplikan video ledakan juga terlihat sampai menghantam ibu kota Israel, Telah Aviv.
Baca Juga : Iran Serang Pangkalan Militer AS di Bahrain dengan Drone, IRGC Ancam Tingkatkan Serangan
Dilansir dari Detik, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) juga telah mengeluarkan pernyataan bahwa puluhan rudal dan drone diluncurkan ke wilayah Israel.
"Kami melancarkan operasi menggunakan drone dan rudal sebagai tanggapan atas kejahatan entitas Zionis yang menargetkan konsulat Iran di Suriah," kata IRGC dalam sebuah pernyataan dilansir Aljazeera, Minggu (14/4/2024).
Baca Juga : Partai Likud Konfirmasi Benjamin Netanyahu Bakal Maju di Pemilu Israel 2026
"Operasi tersebut dilakukan dengan puluhan rudal dan drone untuk menyerang sasaran tertentu di wilayah pendudukan," bunyi pernyataan itu.
Baca Juga : Bayi 7 Bulan Tewas Usai Kendaraan Keluarga Ditembaki Tentara Israel
Sementara itu, Israel menutup sekolah-sekolah di seluruh negeri karena masalah keamanan, kata juru bicara militer Daniel Hagari. Keputusan itu setelah Iran mengancam akan membalas serangan udara mematikan terhadap konsulatnya di Damaskus.
"Tidak akan ada kegiatan pendidikan ketika Minggu sekolah dimulai pada hari Minggu mengingat situasi keamanan," katanya dalam sebuah pernyataan yang disiarkan televisi.
Baca Juga : Serangan Udara Israel di Lebanon Tewaskan 21 Orang Meski Gencatan Senjata Berlangsung
"Mulai besok pagi dan beberapa hari mendatang, lembaga pendidikan, perkemahan harian, dan perjalanan yang direncanakan tidak akan dilakukan," katanya.
Baca Juga : Militer Israel Klaim Tewaskan Komandan Pasukan Radwan Hizbullah Malek Balout di Beirut
Israel juga akan membatasi jumlah orang yang diperbolehkan berkumpul di luar ruangan menjadi 1.000 orang, dan jumlah yang lebih kecil lagi di wilayah perbatasan, di mana pantai akan ditutup.
Wilayah udara Israel juga akan ditutup untuk kedatangan dan keberangkatan mulai pukul 22.30 waktu setempat, menurut otoritas bandara nasional.
