Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Jenazah Korban Kecelakaan Bus ALS di Muratara Asal Tegal Dipulangkan dengan Pengawalan Polisi

WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Proses pemulangan jenazah Muhamad Tahrul Hubaidi (31) korban kecelakaan Bus ALS asal Tegal, Sabtu (9/5/2026). (foto: polda sumsel)

Nusantaraterkini.coMUSI RAWAS UTARA — Polda Sumatera Selatan memfasilitasi pemulangan jenazah Muhamad Tahrul Hubaidi (31), korban kecelakaan Bus ALS asal Tegal yang meninggal dunia di RSUD Rupit menuju kampung halamannya dengan pengawalan estafet, Sabtu (9/5/2026) dini hari.

Jenazah diberangkatkan dari RS Bhayangkara Palembang sekitar pukul 03.00 WIB setelah sebelumnya menjalani perawatan medis intensif dan proses pemulasaran jenazah pascainsiden maut di Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara.

Baca Juga : Proses Identifikasi Rampung, 4 Sisa Jasad Korban Bus ALS Diserahkan ke Keluarga

Polda Sumsel bersama jajaran berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada keluarga korban, mulai dari penanganan medis, proses administrasi hingga pengawalan pemulangan jenazah ke daerah asal. Ini merupakan bentuk empati dan tanggung jawab kemanusiaan kami agar seluruh proses berjalan aman, lancar, dan memberikan ketenangan bagi keluarga,” ujar Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, Minggu (10/5/2026).

Baca Juga : Fakta Baru Kecelakaan Maut Bus ALS di Muratara: Ternyata Tak Berizin Sejak 2020

Nandang menjelaskan jika proses pemulangan ini melibatkan pengawalan ketat oleh jajaran Satlantas lintas wilayah secara estafet guna memastikan kelancaran perjalanan menuju Jawa Tengah.

Pihak kepolisian menegaskan jika kehadiran personel tidak hanya untuk penegakan hukum, tetapi juga memberikan pelayanan humanis serta pendampingan bagi keluarga yang sedang berduka.

Baca Juga : Satu Korban Bus ALS Meninggal Akibat Gagal Napas, Jenazah Dipulangkan ke Tegal

Sementara itu, Kapolres Musi Rawas Utara, Rendy Surya Aditama, turut menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya korban yang sempat bertahan selama dua hari setelah kecelakaan tersebut.

Baca Juga : BPBD Sumsel Padamkan 3 Hektare Lahan Gambut Terbakar di Muratara

Rendy memastikan seluruh proses administrasi dan dokumen di RS Bhayangkara telah dilengkapi sebelum jenazah akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di Tegal.

“Kami turut berduka cita atas meninggalnya Almarhum Muhamad Tahrul Hubaidi. Semoga almarhum husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, serta keikhlasan menghadapi musibah ini,” pungkasnya. 

Baca Juga : Tanah Mineral Dominasi Kebakaran Lahan di Sumsel Awal Tahun 2026

(Tia/Nusantaraterkini.co)