Nusantaraterkini.co, MEDAN – Kota Medan bukan hanya terkenal dengan ragam kuliner dan keberagaman budayanya. Ibu kota Sumatra Utara ini juga menyimpan jejak panjang perkembangan Islam melalui sejumlah masjid bersejarah yang masih berdiri kokoh hingga kini.
Masjid bukan sekadar tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan, dakwah, hingga aktivitas sosial masyarakat. Arsitekturnya pun merekam perpaduan budaya Melayu, Timur Tengah, India, hingga Tionghoa yang membentuk identitas unik Kota Medan.
Berikut 10 masjid bersejarah di Medan yang layak menjadi destinasi wisata religi sekaligus penambah wawasan:
Baca Juga : Resmi Ditutup, Transaksi di Ramadan Fair XX Capai Rp2,2 Miliar
Ikon religi Kota Medan ini dibangun pada 1906 oleh Sultan Ma’mun Al Rasyid dari Kesultanan Deli. Gaya arsitekturnya memadukan unsur Timur Tengah, Maroko, Spanyol, dan Melayu. Kubah hitamnya yang khas serta interior megah menjadikannya salah satu masjid terindah di Indonesia.
Berlokasi di Jalan Sisingamangaraja, masjid ini menjadi simbol kejayaan Kesultanan Deli dan selalu ramai dikunjungi wisatawan.
Baca Juga : Masyarakat Tumpah Ruah dalam Pembukaan Ramadan Fair ke-20 Kota Medan
2. Masjid Al-Osmani
Dikenal sebagai Masjid Kuning, inilah masjid tertua di Medan yang berdiri sejak 1854. Warna kuning mencolok melambangkan identitas Melayu Deli. Arsitekturnya unik karena memadukan unsur India, Tiongkok, Eropa, dan Timur Tengah.
Masjid ini terletak di kawasan Medan Labuhan dan menjadi saksi awal perkembangan Islam di pesisir timur Sumatra.
3. Masjid Ghaudiyah
Berdiri pada abad ke-19, masjid ini dibangun oleh komunitas Tamil Muslim. Terletak di Kampung Madras, arsitekturnya menampilkan ornamen khas India Selatan. Meski berada di antara deretan ruko, keberadaannya tetap menjadi pusat ibadah masyarakat India Muslim di Medan.
4. Masjid Lama Gang Bengkok
Masjid ini merupakan simbol akulturasi budaya Tionghoa dan Islam. Didirikan oleh tokoh Tionghoa Muslim, Tjong A Fie, bangunannya menyerupai kelenteng dengan warna mencolok dan detail artistik khas Tiongkok.
Terletak di kawasan Kesawan, masjid ini menjadi bukti harmonisasi lintas budaya di Medan.
5. Masjid Taufiqiyah
Masjid ini juga dibangun oleh komunitas Tamil pada awal abad ke-20. Meski tampil sederhana, perannya penting sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial warga keturunan India Muslim.
6. Masjid As-Sa'adah
Berlokasi tak jauh dari Istana Maimun, masjid ini memiliki hubungan erat dengan lingkungan Kesultanan Deli. Dahulu menjadi tempat ibadah keluarga kerajaan, masjid ini menyimpan nilai historis tinggi meski tampil sederhana.
7. Masjid Jami' Medan Perjuangan
Masjid tua yang berdiri sejak masa kolonial ini pernah menjadi pusat aktivitas sosial dan dakwah masyarakat. Hingga kini, fungsinya tetap vital sebagai pusat kegiatan keagamaan warga sekitar.
8. Masjid Al-Hassanah
Telah berdiri lebih dari satu abad, masjid ini mempertahankan arsitektur klasik Melayu. Selain sebagai tempat ibadah, masjid ini juga aktif menyelenggarakan kegiatan pendidikan Al-Qur’an dan pembinaan generasi muda.
9. Masjid Agung Sumatra Utara
Masjid termegah di Medan ini mampu menampung sekitar 10.000 jamaah. Desainnya modern dengan kubah emas berkilau dan fasilitas lengkap seperti menara city view, roof garden, lift, eskalator, hingga perpustakaan.
Keindahan interior dengan kaligrafi artistik menjadikannya ikon baru wisata religi di Medan.
10. Masjid Titi Kuning
Terletak di kawasan Medan bagian selatan, masjid ini mempertahankan arsitektur lamanya. Selain menjadi pusat kegiatan keagamaan warga, masjid ini juga menyimpan sejarah perkembangan Islam di wilayah tersebut.
Wisata Religi yang Sarat Makna
Mengunjungi masjid-masjid bersejarah ini bukan hanya soal beribadah, tetapi juga memahami perjalanan panjang Islam di Kota Medan. Perpaduan budaya, nilai toleransi, dan warisan arsitektur menjadikan kota ini kaya akan khazanah religi.
Jika Anda berkunjung ke Medan, sempatkanlah menjelajahi destinasi wisata religi ini untuk pengalaman yang lebih bermakna.
(Dra/nusantaraterkini.co).
