Nusantaraterkini.co, SERDANGBEDAGAI – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Tol Medan–Tebingtinggi KM 63.200 Jalur B, tepatnya di Desa Sei Buluh, Kecamatan Perbaungan, Senin (11/5/2026) sekitar pukul 05.30 WIB. Insiden ini melibatkan satu unit mobil pickup Mitsubishi L300 dan bus Halmahera.
Akibat peristiwa tersebut, empat orang dilaporkan meninggal dunia, sementara 19 penumpang lainnya mengalami luka ringan.
Kasi Humas Polres Serdangbedagai, AKP Bringin Jaya mengatakan seluruh korban telah dievakuasi ke sejumlah rumah sakit di wilayah Serdang Bedagai dan Deli Serdang untuk mendapatkan penanganan medis.
Baca Juga : Gempa Tektonik Magnitudo 3.6 Dirasakan di Kabupaten Tapanuli Utara
“Seluruh korban sudah dievakuasi ke rumah sakit terdekat,” ujar Bringin Jaya dalam keterangannya.
Setelah menerima laporan kejadian, Kasat Lantas Polres Serdangbedagai, AKP G. Silitonga bersama Unit Gakkum langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, mobil pickup Mitsubishi L300 BK 8053 EG yang dikemudikan Denes Suwandi melaju dari arah Tebingtinggi menuju Medan melalui jalur lambat. Kendaraan diduga mengalami lepas ban belakang sebelah kiri hingga kehilangan kendali dan masuk ke jalur cepat.
Baca Juga : Tolak Eksekusi Lahan Seluas 32 Hektar, Ribuan Warga Desa Helvetia Blokade Jalan Serbaguna
“Mobil pickup diduga mengalami lepas ban belakang kiri sehingga oleng ke jalur cepat dan berhenti di badan jalan,” jelas Bringin Jaya.
Tak lama berselang, bus Halmahera BK 7347 UA yang dikemudikan Ramadhan Syahputra datang dari arah yang sama dan diduga menabrak bagian belakang pickup tersebut.
Benturan keras membuat sopir bus membanting setir ke kiri hingga kendaraan keluar jalur, menabrak guardrail, lalu terguling di luar badan tol. Sementara pickup terpental beberapa meter dan melintang di jalan.
Baca Juga : Usai Hadiri Acara Pelantikan, Dua Kelompok Ormas Terlibat Bentrok
Empat korban meninggal dunia diketahui bernama Risiani (75), warga Kota Medan, Muhammad Rizky (23), warga Percut Sei Tuan, serta dua korban lainnya yang masih berstatus Mr X.
Sedangkan korban luka ringan menjalani perawatan di RSU Sari Mutiara, RS Grand Medistra Lubuk Pakam, dan RSUD Amri Tambunan. Beberapa korban dilaporkan sudah diperbolehkan pulang setelah mendapat penanganan medis.
Saat ini kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan di Pos Lantas Sei Sijenggi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Baca Juga : Jam Makan Siang, Pemeriksaan Ketua Komisi III DPRD Salomo Pardede Ditunda
Polisi juga mengimbau masyarakat agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum bepergian guna menghindari kecelakaan fatal di jalan tol.
(Dra/nusantaraterkini.co)
