Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

1.009 Sekolah Terdampak Banjir dan Longsor di Sumatera, Komisi X: Kondisi Guru dan Siswa Harus Jadi Prioritas

Reporter :  Luki Setiawan
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Habib Syarief Muhammad (foto:istimewa)

Nusantaraterkini.co,JAKARTA —Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dasar dan menegah (Kemendikdasmen) menyatakan ada 1.009 sekolah yang terdampak banjir dan longsor di Sumatera.

Anggota Komisi X DPR Habib Syarief Muhammad menegaskan pentingnya pemetaan menyeluruh untuk memastikan proses pemulihan berlangsung cepat, tepat, dan berpihak kepada peserta didik.

Habib Syarief menekankan  Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) harus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah setempat dalam menangani situasi darurat ini. Menurutnya, langkah pertama yang paling mendesak adalah memastikan kondisi para guru dan siswa sebelum beranjak pada pemetaan infrastruktur pendidikan.

Baca Juga : Update Bencana Sumut, 143 Orang Dinyatakan Hilang, Akses Jalan Masih Kendala Utama 

“Kondisi guru dan siswa harus dipetakan terlebih dahulu. Kita harus memastikan mereka selamat dan mendapatkan dukungan yang diperlukan. Setelah itu, barulah kita fokus pada kondisi gedung sekolah,” ujar Habib Syarief, Senin (1/12/2025).

Ia menyampaikan bahwa banyak sekolah kemungkinan mengalami kerusakan ringan hingga berat, sehingga pembersihan dan perbaikan harus dilakukan segera untuk mencegah dampak jangka panjang terhadap proses pembelajaran.

Selain itu, Habib Syarief meminta pemerintah untuk mendirikan tenda darurat sebagai ruang belajar sementara agar kegiatan belajar mengajar tidak terhenti terlalu lama.

“Anak-anak tetap harus mendapatkan hak pendidikannya. Jika ruang sekolah belum bisa dipakai, tenda darurat harus didirikan secepatnya,” tambahnya.

Baca Juga : Update Bencana Aceh, 106 Korban Pascabanjir Melanda 19 Kecamatan, Aceh Utara Paling Banyak  

Habib Syarief menegaskan bahwa Komisi X DPR RI akan terus mengawal proses penanganan ini dan mendorong percepatan langkah-langkah pemulihan pendidikan di wilayah terdampak.

Sebelumnya, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menegaskan, terus berupaya melakukan mitigasi dan pemetaan untuk memastikan kegiatan belajar-mengajar bagi para murid di daerah yang terdampak banjir dapat tetap berjalan. 

Baca Juga : Update Korban Bencana di Sumbar:  22 Orang Meninggal, 10 Orang dalam Pencarian
Menurut Mu'ti, satuan pendidikan terdampak bencana di Provinsi Aceh berjumlah 310, Provinsi Sumut berjumlah 385, dan Provinsi Sumbar 314 dengan total keseluruhan adalah 1.009.

(cw1/nusantaraterkini.co)