Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

129.923 Personel Gabungan Diterjunkan untuk Amankan Libur Nataru

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Ilustrasi personel Satlantas Polri. (Foto: Nusantaraterkini.co/HAM).

129.923 Personel Gabungan Diterjunkan untuk Amankan Libur Nataru

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melalui Korps Lalu Lintas (Korlantas) telah menyiapkan berbagai langkah dalam mengamankan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024.

Baca Juga : Arus Balik Nataru Masih Padat, Trafik Tol Trans Sumatera Naik hingga 65 Persen pada 1 Januari 2026

Dalam rangka pengaman lintas sektoral tersebut, Korlantas Polri menerjunkan sebanyak 129.923 personel gabungan, terdiri dari Polri, TNI dan stakeholder terkait.

Baca Juga : Polri Tertibkan Kendaraan Sumbu Tiga di Tol Jakarta-Tangerang

Selain itu, Korlantas Polri juga mendirikan sebanyak 1.748 pos pengamanan, 740 pos pelayanan dan 212 pos terpadu di seluruh Indonesia.

Pengamanan lintas sektoral ini bertujuan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dari berbagai aktivitas pada saat natal dan tahun baru.

Baca Juga : Natal 2025 di Tengah Bencana, Warga Tapsel Rayakan dengan Kesederhanaan

Apalagi menurut data Kementerian Perhubungan (Kemenhub), mobilisasi masyarakat pada saat libur Nataru kali ini diprediksi meningkat dari periode sebelumnya.

Baca Juga : Tiga Pekan Bencana di Tapteng, Penyintas di Hutanabolon Sambut Natal dengan Keterbatasan

Untuk itu, Korlantas Polri telah menyiapkan tiga skema pengaturan jalan untuk pengamanan libur natal dan tahun baru ini. Antara lain skema normal, skema padat dan skema sangat padat.

“Adapun kami ingin menyampaikan secara khusus bahwa Korlantas Polri dan jajaran beserta stekholder terkait, berkaitan dengan rekayasa lalu lintas kami tentunya dibagi skema ini ada tiga baik itu pada skema normal, skema padat maupun skema sangat padat,” kata Kabagops Korlantas Polri Kombes Pol Eddy Djunaedi, Sabtu (16/12/2023).

Baca Juga : Pemerintah Diminta Jamin Stok BBM Jelang Nataru

Eddy menjelaskan skema normal di antaranya melakukan kegiatan pengaturan, penjagaan pada strong point, titik trouble spot dan blank spot. Dia menyebut pengelolaan skema normal ini harus dilakukan lebih awal.

Baca Juga : Libur Nataru 2026, Hutama Karya Tetapkan Diskon Tarif Tol 20 Persen

Sementara itu, skema padat akan dilakukan jika arus lalu lintas mulai meningkat. Antara lain pengalihan arus mulai dari pembatasan kendaraan sumbu III dan lain-lain. 

“untuk skema padat kita juga akan melakukan bagaimana pengalihan arus mulai ada pembatasan kendaraan sumbu III dan lain sebagainya," terangnya.

Korlantas Polri juga akan melakukan rekayasa buka-tutup pada skema ketiga yaitu skema sangat pada. Eddy mengatakan rekayasa buka-tutup dilakukan pada jalur tol maupaun arah keluar dari arteri termasuk implementasi sistem one way untuk mengatasi lonjakan volume kendaraan.

“Adapun skema sangat padat kita untuk melakukan rekayasa buka-tutup baik buka-tutup yang ada jalur tol maupun arah yang keluar arteri dan termasuk juga bagaimana kita melakukan nanti sampai dengan one way,” pungkasnya.

(HAM/nusantaraterkini.co)