Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

2 Pelaku Penusukan David Nainggolan Hingga Tewas Berhasil Diamankan Polrestabes Medan

Editor :  hendra
Reporter :  Muhammad Alfi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Jasad Korban David Martua Nainggolan (27) saat tengah disemayamkan di rumah duka, Jalan Betet, Kelurahan Tegal sari Mandala II, Kecamatan Medan Area. Senin (13/10/2025) siang. (Foto : Muhammad Alfi/Nusantaraterkini.co)

nusantaraterkini.co, MEDAN - David Martua Nainggolan (27), seorang pemuda yang tewas setelah menjadi korban penyerangan dan penusukan oleh sekelompok orang yang tengah tauran kini menemui titik terang.

Menurut Kapolrestabes Medan, Jean Calvin Simanjuntak, mengungkapkan jika pihaknya telah mengamankan dua orang pelaku yang diduga melakukan penganiayaa hingga penusukan terhadap korban.

"Benar, sudah ada dua orang terduga pelaku yang saat ini kita amankan," ujarnya saat di konfirmasi melalui pesan singkat whatsapp, Rabu (15/10/2025) sore.

Baca Juga : Sektor Informal Masih Mendominasi, Wamenaker: Pemuda Perlu Ciptakan Lapangan Kerja Baru

Berdasarkan penangkapan kedua pelaku ini, pihak kepolisian juga masih terus melakukan pengembangan untuk mencari keberadaan pelaku lain yang terlibat dalam aksi penusukan hungga korban tewas.

"Saat ini tim masih melakukan pengembanga untuk mencari pelaku lainnya," tambahnya.

Peristiwa maut yang menewaskan korban ini sendiri, terjadi sekitar pukul 03.30 WIB, di Jalan Padang tepatnya di pinggiran Rel Kereta Api, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung, pada Senin (13/10/2025).

Baca Juga : Deliserdang Resmi Miliki Sirkuit Skateboard Nasional, Bupati: Wadah Prestasi Sekaligus Benteng Sosial

Menurut Ayah korban, Maruli Nainggolan (61), kejadian yang menimpa anaknya itu bermula ketika David (korban) yang saat itu baru saja pulang kerumah dan kemudian meminta uang sebesar dua ribu rupiah kepada ibunya untuk membeli sebatang rokok.

"Bentar mak mau kemari. Jadi mulai dari situ sampai 03.30 WIB, pulang kerumah sudah diambil (ditusuk) orang," ungkap Maruli saat di konfirmasi, Senin (14/10/2025)

Maruli pun mendapatkan kabar ketika, ada dua orang kawan anaknya datang ke rumahnya untuk memberitahu David menjadi korban penikaman. Ketika dilihat, korban sudah dalam kondisi tak berdaya di atas becak motor.

Baca Juga : Anak SD di NTT Tewas, DPD: Alarm Keras bagi Dunia Pendidikan

"Sudah enggak berdaya lagi, jadi kusuruh lah dibawa untuk periksa. Dia tahu-tahu sudah enggak selamat lagi," lanjut Maruli. 

Korban kemudian dibawa ke Klinik Darwis, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia, hingga akhirnya jenazah pun dibawa pulang ke rumah sekitar pukul 04.00 WIB.

Maruli mengungkapkan, jika anaknya diserang secara tiba-tiba tanpa ada sempat melawan. Korban pun mendapatkan tusukan di bagian rusuk kiri dan dua sayatan pada tangan kirinya.

Baca Juga : Istri, Bayi, dan Empat Saudara Prajurit TNI Tewas Tertimbun Longsor di Tapanuli Utara

"Bukan tawuran, dendam dikatakan juga engga, Kita enggak tahu masalah orang itu sama orang sana. Anak ini pas nyeberang langsung dikasih (tusuk). Kalau masalah persoalan enggak ada,” ujarnya. 

Maruli pun menduga kuat anaknya menjadi korban salah sasaran. "Dari gang masuk, masuk ke arah rel itu ada 2 orang satu sepeda motor bonceng 2 langsung dikasihkan (tusuk) anak ini. Istilahnya salah sasaran," tutupnya.

(Cw4/Nusantaraterkini.co)