Gibran: Kita Akan Lanjutkan Hilirisasi, Bukan Hanya Hilirisasi Tambang
Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Calon wakil presiden (cawapres) dengan nomor urut dua Gibran Rakabuming menerangkan bahwa dirinya bersama Prabowo Subianto akan melanjutkan program hilirisasi.
Baca Juga : Mahasiswa Sumut Temui Wapres Gibran, Dorong Hari Ulos Nasional Masuk UNESCO
Namun, dia menegaskan, bukan hanya hilirisasi tambang, tapi juga hilirisasi pertanian, perikanan, digital dan lain-lain.
Baca Juga : Gibran Tinjau Langsung Pengungsi Longsor di Cisarua Bandung Barat
“Lalu apa agenda ke depan? Kita akan lanjutkan hilirisasi bukan hanya hilirisasi tambang saja, tapi juga hilirisasi pertanian, perikanan, digital, dan lain-lain,” kata Gibran dalam Debat Perdana Cawapres 2024 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (22/12/2023).
nusantaraterkini.co/uploads/images/202312/image_870x_65858c5d82d92.jpg" alt="">
Lebih lanjut Gibran menjelaskan, bahwa Prabowo-Gibran juga akan melanjutkan pembangunan yang tak terpaku di Pulau Jawa.
Baca Juga : Lugas, Pasangan Ondim-Tiorita Unggul di Debat Kedua, Layak Pimpin Kabupaten Langkat
“Kita juga lanjutkan pembangunan yang tidak lagi jawa sentris, kita genjot terus ekonomi kreatif dan juga UMKM, kita punya 64 Juta UMKM yang menyumbangkan 61 persen untuk PDB kita, jika empat langkah tadi bisa kita penuhi Insyaallah bisa terbuka 19 juta lapangan pekerjaan,” jelasnya.
Baca Juga : Debat Kedua Pilkada Palas, Sekelompok Pendukung Teriak “Pargabus”
Kemudian Gibran menyebutkan bahwa pemerataan pembangunan itu wajib dan investasi yang ada di luar Pulau Jawa telah ada sekitar 53 persen.
“Pembangunan IKN yang berkelanjutan ini akan membuka titik pertumbuhan ekonomi baru, akses dan konektivitas sekaligus membuka lapangan pekerjaan,” terangnya.
Baca Juga : Teguh Santosa: Ideologi Pembangunan Prabowo Siapkan Indonesia Hadapi Tantangan Global
Sebelumnya Gibran juga menyebutkan bahwa Indonesia adalah negara besar dan Indonesia hari menaikan nilai tambah di dalam negeri di tengah gempuran resesi global, perang dagang, dan konflik geopolitik.
Baca Juga : Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun, Serap 706 Ribu Tenaga Kerja
“Rata-rata pertumbuhan ekonomi negara kita tetap resilien di rata-rata lima persen, pertumbuhan ekonomi yang berkualitas didukung oleh penurunan angka pengangguran, kemiskinan, generatio, dan juga angka inflasi yang terkendali,” tuturnya.
(mr6/nusantaraterkini.co)
