Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Seniman senior Adi Bing Slamet mengungkap adanya rencana pengabadian nama mendiang ayahnya, Bing Slamet, sebagai nama jalan di wilayah Jakarta. Wacana tersebut disebut muncul langsung dari Menteri Kebudayaan, Fadli Zon.
Adi mengatakan gagasan itu disampaikan secara informal saat dirinya aktif terlibat dalam sejumlah kegiatan di lingkungan Kementerian Kebudayaan. Menurutnya, Fadli Zon secara pribadi menyampaikan niat tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa Bing Slamet di dunia seni dan hiburan Tanah Air.
“Wacananya memang ada. Pak Menteri sendiri yang menyampaikan ke saya. Beliau bilang, ‘Mas Adi, nanti kita bikinkan nama jalan untuk Papa ya,’” ujar Adi saat ditemui di sela acara Wahana Music Night di Bekasi, Jawa Barat, dikutip kumparan, Minggu (14/12/2025).
Baca Juga : Formappi Dukung KPK Usut Dugaan Suap Pemilihan Ketua DPD RI
Soal lokasi, Adi tidak ingin asal memilih. Ia berharap nama Bing Slamet diabadikan di kawasan yang memiliki nilai sejarah dalam perjalanan karier sang ayah, terutama di Jakarta Pusat.
“Kalau bisa di tempat Papa sering tampil dulu. Jakarta Pusat, sekitar Gedung Kesenian Jakarta atau Pasar Baru,” jelasnya.
Adi mengenang, sejak kecil dirinya kerap menyaksikan Bing Slamet tampil di sejumlah panggung legendaris ibu kota, termasuk Gedung Kesenian, Lokasari, hingga Prinsen Park yang kini dikenal sebagai kawasan bersejarah seni pertunjukan.
Baca Juga : Pengejaran Diduga Bandar Narkoba Picu Tabrakan Beruntun, Empat Unit Mobil Ringsek
“Kawasan itu punya kenangan kuat buat Papa. Dulu beliau sering manggung di sana,” tutur Adi.
Keluarga besar Bing Slamet menyambut positif rencana tersebut. Adi berharap proses pengusulan nama jalan itu mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
“Mudah-mudahan didukung juga oleh Gubernur Pak Pramono. Tinggal menunggu prosesnya saja,” ujarnya.
Baca Juga : Sebelum Cuti Kampanye, Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom Resmikan Sekretariat Mahasiswa Asal Samosir
Bagi keluarga, rencana ini menjadi bentuk apresiasi yang sangat berarti terhadap kontribusi Bing Slamet bagi dunia seni Indonesia.
“Kalau itu membawa kebaikan dan membuat keluarga bangga, tentu kami sangat bersyukur,” pungkas Adi.
Sebagai informasi, nama Bing Slamet sebelumnya telah diabadikan sebagai Hari Komedi Nasional yang diperingati setiap 27 September. Penetapan tersebut diumumkan oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam ajang Anugerah Komedi Indonesia (ANUKOM) ke-5, berdasarkan usulan komedian senior sekaligus anggota DPD RI, Komeng.
Baca Juga : Analis Pasar: Kurs Rupiah Bakal Didukung Data Penjualan Ritel AS yang Lebih Lemah dari Perkiraan Pasar
(Dra/nusantaraterkini.co)
