Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Afif Abdillah: Menutup Medan Zoo Bukanlah Solusi

Editor :  Annisa
Reporter :  Shakira
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!

Nusantaraterkini.co - Ketua Komisi III DPRD Kota Medan Afif Abdillah menegaskan penutupan Medan Zoo atau Kebun Binatang Medan bukan merupakan pilihan yang layak walaupun tiga ekor harimau mati.

"Kami sangat prihatin atas kondisi Medan Zoo saat ini. Tetapi saya tegaskan, penutupan bukan opsi yang layak untuk dipertimbangkan," kata Afif di Medan, Senin.

Ia menjelaskan penutupan Kebun Binatang Medan ini sama sekali bukan suatu pilihan yang perlu dimasukkan ke dalam daftar solusi untuk menjadi bahan pertimbangan.

Baca Juga : Strategi Rico Waas Menyehatkan PUD Pembangunan, Empat Aset Jadi Ujung Tombak Laba ​

Seperti diketahui, kondisi Medan Zoo sangat memprihatinkan karena krisis ekonomi dan pegawai belum digaji harusnya membuat Pemkot Medan bekerja keras mempertahankan keberadaannya.

Medan Zoo sendiri memiliki jumlah kandang 76 unit dengan satwa sebanyak 255 ekor terdiri atas 163 ekor aves, 60 ekor mamalia dan 32 ekor reptil di lahan 10 hektare dari total seluas 30 hektare.

"Kami sangat menyayangkan kalau pemerintah sampai memasukkan opsi penutupan Medan Zoo ke daftar pilihan solusi. Kalau pemerintah menyerah, mau bagaimana lagi nasib Medan Zoo itu," katanya.

Baca Juga : Siti, Gajah Tertua di Medan Zoo Rayakan Hari Gajah Sedunia

Ia menyarankan untuk mencari sebuah "bapak asuh" yakni bekerjasama dengan perusahaan swasta, baik lokal maupun nasional akibat belum adanya investor mengelola kebun binatang ini.

"Misalnya perusahaan A menjadi 'bapak asuh' satwa gajah, perusahaan B 'bapak asuh' rusa, perusahaan C 'bapak asuh' harimau, dan seterusnya," tutur Afif.

Wali Kota Medan Bobby Nasution pekan lalu sedang mempertimbangkan beberapa pilihan karena tidak sanggup membeli pakan satwa dan membayar gaji pegawai, termasuk opsi menutup Medan Zoo.

Baca Juga : Usai Empat Harimau Mati, DPRD Medan Minta Pemkot Serius Benahi Medan Zoo

"Ada beberapa opsi kita buat, tentunya harus melihat segala aspek. Opsi dibuka, ditutup, kita opsi relokasi pastinya opsi-opsi yang sudah kita list (daftar)," ungkapnya.

(Ann/Nusantaraterkini.co)