Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Agus Fatoni Sidak di Pasar Petisah: Harga Bahan Pokok Masih Stabil dan di Bawah HET

WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Pj Gubernur Sumut, Agus Fatoni lakukan sidak di Pasar Petisah. (Foto: Elvirida Lady Angel Purba/Nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, MEDAN– Meski memasuki akhir tahun, harga bahan pokok di Pasar Petisah Medan tercatat masih stabil.

Pj Gubernur Sumatera Utara, Agus Fatoni, bersama Wali Kota Medan yang diwakili Asisten Ekonomi Pembangunan H. Agus Suriyono, melakukan pemantauan langsung terhadap harga-harga bahan pokok di pasar tradisional ini.

Hasilnya, mayoritas komoditas masih terjaga harganya, meskipun ada beberapa yang mengalami sedikit kenaikan.

Baca Juga : Khawatirkan Lonjakan Harga, Anggota DPR Kritik Rencana Menaikkan HET Minyakita

Dengan didampingi pejabat terkait seperti Kadis Ketapang, Pertanian, dan Perikanan Gelora Kurnia Putra Ginting serta Plt Dirut PD Pasar Imam Abdul Hadi, rombongan melakukan inspeksi ke sejumlah kios.

Di kios cabai, harga cabai merah tercatat Rp26.000 per kilogram, sementara tomat dijual dengan harga Rp30.000 per kilogram.

Di kios daging, harga daging sapi bertahan di angka Rp130.000 per kilogram, meskipun penjual memprediksi kemungkinan kenaikan menjelang tahun baru. 

Baca Juga : Puluhan Pedagang Pasar Trasdisional Ketahuan Jual Beras di Atas HET

"Harga belum naik, tapi bisa saja ada perubahan nanti," ungkap Alin, salah satu pedagang daging.

Namun, harga ikan menunjukkan lonjakan. Ikan dencis yang semula dihargai Rp50.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp55.000, dan ikan tongkol juga naik dari Rp45.000 menjadi Rp50.000 per kilogram.

Pj Gubsu Agus Fatoni menegaskan bahwa meskipun ada sedikit kenaikan harga pada beberapa komoditas, secara keseluruhan harga bahan pokok di Pasar Petisah masih berada dalam kisaran yang wajar dan di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). 

"Secara umum, harga bahan pokok tetap stabil dan berada di bawah HET. Hal ini menunjukkan pasokan yang lancar dan tidak ada gejolak harga yang signifikan," ujarnya.

(cw9/nusantaraterkini.co)