Nusantaraterkini.co, BANYUASIN - Personel Pos Pangkalan Sandar Upang Ditpolairud Polda Sumsel mengevakuasi seorang nelayan bernama Mustofa (44) yang mengalami sakit perut hebat dari Desa Upang Induk, Kabupaten Banyuasin, menuju RS Pelabuhan Palembang menggunakan Ambulans Apung pada, Sabtu (4/4/2026) siang.
Aksi cepat dilakukan setelah petugas menerima laporan darurat dari bidan desa setempat pada pukul 12.00 WIB terkait kondisi pasien yang membutuhkan penanganan medis intensif segera.
Baca Juga : Aksi Kemanusiaan, Ditpolairud Polda Sumsel Fasilitasi Penjemputan Jenazah Bayi di RS Palembang
Tim Ditpolairud langsung bergerak menjemput pasien menggunakan tandu dan menembus jalur perairan Sungai Musi menggunakan speedboat ambulans apung guna memastikan warga di wilayah pesisir tersebut mendapatkan pertolongan tepat waktu.
Baca Juga : Pencuri Kabel Jembatan Musi VI Nekat Terjun ke Sungai Usai Kepergok
“Personel kami selalu siaga. Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama, tanpa mengenal jarak dan waktu,” ujar Direktur Polairud Polda Sumsel, Kombes Pol Andreas Kusmaedi, dalam keterangan tertulis, Minggu (5/4/2026).
Langkah evakuasi medis ini merupakan bagian dari layanan kemanusiaan Polri untuk menjangkau masyarakat di wilayah terpencil yang memiliki keterbatasan akses transportasi darat.
Polda Sumsel menyampaikan, inovasi Ambulans Apung disiapkan sebagai solusi nyata bagi warga perairan agar tetap mendapatkan fasilitas kesehatan yang setara dengan wilayah perkotaan.
Kabid Humas Polda Sumsel Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menuturkan, sinergi antara kepolisian dan tenaga kesehatan desa menjadi kunci keberhasilan dalam menyelamatkan nyawa warga dalam situasi darurat.
Pihaknya berkomitmen untuk terus mengembangkan layanan klinik terapung guna memperluas jangkauan pelayanan kesehatan di seluruh wilayah perairan Sumatera Selatan.
“Ambulans Apung bukan sekadar inovasi, tetapi solusi nyata bagi masyarakat pesisir. Ini adalah bukti bahwa Polri hadir untuk semua, termasuk warga di wilayah yang sulit dijangkau,” pungkasnya.
(Tia/Nusantaraterkini.co)
