Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Aksi Heroik Ditpolairud Polda Sumsel Evakuasi Nelayan Kritis Pakai Ambulans Apung

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Adetia Purwaningsih
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Personel Pos Pangkalan Sandar Upang Ditpolairud Polda Sumsel saat mengevakuasi seorang nelayan dari Desa Upang Induk, Kabupaten Banyuasin, menuju RS Pelabuhan Palembang, Sabtu (4/3/2026). (Foto: dok Polda Sumsel)

Nusantaraterkini.co, BANYUASIN - Personel Pos Pangkalan Sandar Upang Ditpolairud Polda Sumsel mengevakuasi seorang nelayan bernama Mustofa (44) yang mengalami sakit perut hebat dari Desa Upang Induk, Kabupaten Banyuasin, menuju RS Pelabuhan Palembang menggunakan Ambulans Apung pada, Sabtu (4/4/2026) siang.

Aksi cepat dilakukan setelah petugas menerima laporan darurat dari bidan desa setempat pada pukul 12.00 WIB terkait kondisi pasien yang membutuhkan penanganan medis intensif segera.

Baca Juga : Aksi Kemanusiaan, Ditpolairud Polda Sumsel Fasilitasi Penjemputan Jenazah Bayi di RS Palembang

Tim Ditpolairud langsung bergerak menjemput pasien menggunakan tandu dan menembus jalur perairan Sungai Musi menggunakan speedboat ambulans apung guna memastikan warga di wilayah pesisir tersebut mendapatkan pertolongan tepat waktu.

Baca Juga : Pencuri Kabel Jembatan Musi VI Nekat Terjun ke Sungai Usai Kepergok

“Personel kami selalu siaga. Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama, tanpa mengenal jarak dan waktu,” ujar Direktur Polairud Polda Sumsel, Kombes Pol Andreas Kusmaedi, dalam keterangan tertulis, Minggu (5/4/2026).

Langkah evakuasi medis ini merupakan bagian dari layanan kemanusiaan Polri untuk menjangkau masyarakat di wilayah terpencil yang memiliki keterbatasan akses transportasi darat.

Baca Juga : Nakhoda KM Kurnia Meninggal di Ruang Kemudi, Ambulans Apung Polairud Polda Sumsel Evakuasi Jenazah di Perairan OKI

Polda Sumsel menyampaikan, inovasi Ambulans Apung disiapkan sebagai solusi nyata bagi warga perairan agar tetap mendapatkan fasilitas kesehatan yang setara dengan wilayah perkotaan.

Kabid Humas Polda Sumsel Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menuturkan, sinergi antara kepolisian dan tenaga kesehatan desa menjadi kunci keberhasilan dalam menyelamatkan nyawa warga dalam situasi darurat.

Pihaknya berkomitmen untuk terus mengembangkan layanan klinik terapung guna memperluas jangkauan pelayanan kesehatan di seluruh wilayah perairan Sumatera Selatan.

“Ambulans Apung bukan sekadar inovasi, tetapi solusi nyata bagi masyarakat pesisir. Ini adalah bukti bahwa Polri hadir untuk semua, termasuk warga di wilayah yang sulit dijangkau,” pungkasnya.

(Tia/Nusantaraterkini.co)