nusantaraterkini.co, TAPUT – Seorang anak di bawah umur menjadi otak pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput).
Dia adalah JSS yang masih berusia 16 tahun. Dia merupakan otak pelaku utama sindikat curanmor yang berhasil diungkap polisi.
JSS ditangkap pada Selasa (22/1/2025) di sebuah warung dekat rumahnya di Desa Silalahi Pagar Batu, Balige, Kabupaten Toba.
Baca Juga : Oknum Polisi Tewas Ditikam saat Gerebek Bandar Narkoba, Begini Kronologinya
Kasi Humas Polres Taput, Aiptu Walpon Baringbing, mengungkapkan bahwa JSS telah enam kali beraksi mencuri sepeda motor sepanjang tahun 2024.
Dari laporan yang diterima, pelaku telah menjalankan aksinya pada Februari, Maret, Mei dan Oktober 2024.
"Dari laporan ini menjadi landasan kami melakukan penyelidikan hingga berhasil menangkap pelaku," ujar Walpon.
Baca Juga : Dua Kurir Narkoba di Binjai Diringkus Polisi saat Antarkan Ganja
Sebelumnya, kata Walpon, dua anggota sindikat curanmor, Haikal dan Gindo telah ditangkap lebih dulu oleh Polres Humbahas, sementara Alexander masih buron.
"JSS mengaku tergabung dalam sindikat curanmor bersama tiga rekannya, yakni Alexander Sitohang (20) warga Deli Serdang, Haikal Manullang (20) warga Pasar Dolok Sanggul, dan Gindo Sirait (20) warga Desa Lumban Gorat," bebernya.
Selain itu, polisi juga berhasil mengidentifikasi BMP (20), warga Desa Sangkar Nihuta, yang berperan sebagai penadah hasil curian. Barang bukti berupa satu unit sepeda motor turut diamankan.
“Pelaku ini bagian dari sindikat spesialis curanmor yang sudah terorganisir di wilayah Taput. Penangkapan mereka merupakan upaya serius Polres untuk memutus mata rantai kejahatan tersebut,” tegas Walpon.
Polisi masih memburu Alexander Sitohang dan terus mendalami peran pelaku lain dalam jaringan ini.
(Dra/nusantaraterkini.co).
