Nusantaraterkini.co, BINJAI – Pemerintah Kota Binjai melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memastikan perbaikan infrastruktur jalan tetap berjalan pada 2026, meskipun di tengah keterbatasan fiskal daerah.
Kepala Dinas PUPR Kota Binjai, Wahyu Umara menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima arahan dari pimpinan daerah untuk segera mengambil langkah konkret dalam meningkatkan kualitas jalan. Namun, kondisi keuangan daerah tahun anggaran 2026 membuat perbaikan tidak bisa dilakukan secara menyeluruh dalam waktu bersamaan.
Menurutnya, pendekatan bertahap dengan skala prioritas menjadi strategi utama agar perbaikan tetap efektif dan tepat sasaran.
“Tentu kami memahami keinginan masyarakat agar seluruh ruas jalan rusak segera diperbaiki. Namun dengan kondisi anggaran saat ini, pengerjaan harus dilakukan secara bertahap sesuai prioritas,” ujarnya saat ditemui di Kantor Dinas PUPR Kota Binjai, Selasa (24/2/2026).
Untuk tahun ini, Dinas PUPR menetapkan delapan ruas jalan sebagai prioritas pemeliharaan, yakni Jalan Soekarno Hatta–T. Amir Hamzah (kawasan Tugu), Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Imam Bonjol (Binjai Kota), Jalan Pandega, Jalan Candra Kirana, Jalan Aipda Radiman, Jalan Samanhudi, dan Jalan Ikan Tenggiri.
Tahapan teknis saat ini tengah dipersiapkan, dengan target pekerjaan fisik mulai dilaksanakan pada awal Maret 2026.
Baca Juga : Kolaborasi Bank Sumut-Pemko Binjai, Bayar Tagihan PDAM Bisa Online
Selain itu, Pemko Binjai juga membuka peluang penambahan program perbaikan apabila Dana Transfer ke Daerah (TKD) dapat segera direalisasikan. Jika pencairan berjalan sesuai rencana, cakupan pembangunan dan pemeliharaan jalan berpotensi diperluas.
Pemerintah Kota Binjai menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas infrastruktur secara berkelanjutan. Meski dilakukan bertahap, perbaikan ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap kenyamanan dan keselamatan masyarakat pengguna jalan.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Baca Juga : Meski Rusak Parah, Perbaikan Jalan Pasar Tavip Binjai Dibatalkan: Masuk Anggaran 2026
