Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Anggota TNI AD di NTT Ditemukan Tewas Bunuh Diri

Editor :  hendra
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Anggota TNI AD di NTT Ditemukan Tewas Bunuh Diri. (Foto : Istockphotos).

nusantaraterkini.co, NTTSeorang anggota TNI AD berinisial Pratu AT (24) di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur ditemukan tewas gantung diri, di Kelurahan Mokdale, Kecamatan Lobalain.

Korban ditemukan pada Minggu (12/1/2025). Informasi yang dihimpun, korban merupakan Babinsa Koramil 1627-02/Pantai Baru. Jenazahnya ditemukan oleh seorang petugas Bandara D.C. Saudale Rote Ndao bernama Velsi Boik yang hendak pergi berkantor.

Baca Juga : Pos Brimob Diserang Kelompok Tak Dikenal, HP dan Laptop Raib Dicuri

Velsi Boik melaporkan kejadian itu kepada aparat setempat. Sekitar pukul 07.20 Wita teman korban Pratu Valen tiba di lokasi kejadian dan mengecek kebenaran informasi tersebut.

Saat tiba di lokasi kejadian, Pratu Valen langsung menelpon Dandim serta Pasi OPS dan melaporkan bahwa Pratu AT ditemukan tewas gantung diri. Dandim beserta Pasi OPS dan Pasi Intel pun ikut ke lokasi.

Jenazah Pratu AT pun langsung diturunkan dari pohon dan dibawa ke RSUD Baa untuk divisum. Di tubuh korban terdapat lebam bekas cekikan tali di leher pada seluruh lingkaran leher, dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di seluruh tubuh.

Baca Juga : Guru SD Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Penangkapan Berlangsung Ricuh: Polisi Lepaskan Tembakan

Selain itu, terdapat juga luka goresan di paha dalam kiri dengan diameter dua centimeter. Sedangkan lidah korban terjepit giginya sendiri, serta leher korban dinyatakan patah akibat tergantung di pohon.

Kapolres Rote Ndao AKBP Mardiono membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, setelah mendapat informasi tentang kejadian tersebut, Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Rote Ndao bersama Anggota Kodim 1627 Rote Ndao, langsung melakukan olah TKP di lokasi.

Baca Juga : Mayat Diduga Pensiunan Jenderal TNI Ditemukan Nelayan Mengambang di Perairan Marunda

Polisi belum bisa memastikan penyebab terjadinya aksi nekat korban. Jenazah sudah dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan dan keluarganya menerima kematian korban, dan menandatangani pernyataan penolakan otopsi.

"Motif masih kita dalami bersama Kodim 1627 Rote Ndao," ungkap Mardiono.

(Dra/nusantaraterkini.co).