Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Aquabike Jetsky World Championship 2025 Diikuti 53 Pembalap dari 24 Negara

Reporter :  Mhd Ilham Pradilla
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Local organizer, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) dan Pemprov Sumut menggelar konfrensi pers penyelenggaraan The Lake Toba GP, dua ajang olahraga air bergengsi tingkat internasional, UIM-ABP Aquabike Endurance & Class Pro Circuit World Championship dan UIM F1H2O World Championship - Grand Prix of Indonesia 2025, di Kantor Gubernur Sumut, Rabu (13/8/2025). (Foto: Dok.ITDC)

Nusantaraterkini,co, MEDAN - Aquabike Jetsky World Championship 2025  yang digelar di Balige, Danau Toba pada 13-17 Agustus 2025 diikuti 53 pembalap dari 24 negara.

“24 Negara yang ikut untuk aquabaike,” Organizing Committee Chairman The Lake Toba GP/Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, di Kantor Gubernur Sumatera Utara saat diwawancari wartawan usai konprensi pers pada Rabu (13/8/2025).

Baca Juga : Danau Toba Bersiap Jadi Pusat Sport Tourism Dunia, ITDC Pastikan Kesiapan Event Aquabike dan F1H2O

Dikatakannya, dalam event kejuaraan dunia ini diikuti dari berbagai negara luar sebanyak 53 pembalap, Untuk pembalap Indonesia, hanya mengikuti kejuaraan tingkat nasional yang dihadiri sekitar 15 peserta.

Troy Warokka mengatakan,  bahwa event Aquabike Jetsky World Championship 2025 ini sudah rampung hanya saja tinggal koordinasi kepada pemerintah daerah.

“Untuk persiapan insyaallah  sudah 95 persen,  5 persen kita soal teknis, keamanan, BMKG dengan Pemkab kemudian Medis dan Basarnas,” ujarnya.

Baca Juga : Pemprov Sumut Pastikan Kesiapan Penyelenggaraan Aquabike dan F1 Powerboat 2025

Dia juga mengatakan, event ini bukan cuma sekedar orlah raga tapi juga meningkatkan pariwisata dan juga budaya lokal.

“Yang harus temen-temen ketahui ini bukan sekedar olahraga, tapi ini olahraga dan pariwisata,” ujarnya.

Ia menargetkan dapat menghadirkan pengunjung wisatawan dalam event ini dapat mendatangkan pengunjung dari mancanegara maupun lokal sekitar 100 ribu orang.

(cw3/nusantaraterkini.co)