Nusantaraterkini.co, PARIS - Perenang asal Inggris, Adam Peaty, mengklaim bahwa beberapa atlet menemukan cacing dalam makanan yang disajikan oleh tim katering Olimpiade Paris 2024.
Adam Peaty juga komplain terhadap kuantitas dan kualitas dari makanan yang ditawarkan, karena dinilai tidak memenuhi standar dan bisa mempengaruhi performa atlet.
Salah satu hal yang ia protes adalah keputusan panitia untuk memuat 60 persen makanan bebas daging untuk mendukung inisiatif keberlanjutan lingkungan.
Baca Juga : Bobby Nasution Targetkan Sumut Konsisten di Papan Atas PON, Tekankan Pembinaan Atlet dan Cegah Aksi Bajak
"Kateringnya tidak cukup baik untuk level yang diharapkan dari para atlet," kata Adam kepada the i.
Adam membandingkan kualitas makanan dari dua edisi Olimpiade yang sudah ia ikuti sebelumnya, yakni Rio 2016 dan Tokyo 2020.
"Kami harus memberikan yang terbaik yang kami bisa. Di Tokyo, makanannya luar biasa. Rio sangat luar biasa," ujar atlet asal Inggris tersebut.
Baca Juga : Sanksi Berat Bagi Olahraga Indonesia
"Tapi kali ini? Tidak ada pilihan protein cukup, antrian panjang, menunggu 30 menit untuk mendapatkan makanan karena tidak ada sistem antrian," ungkap Adam menambahkan.
Tidak hanya mempersoalkan kualitas, ia mengungkapkan menemukan cacing di dalam ikan yang akan dimakan.
"Saya suka ikan dan atlet-atlet lain menemukan cacing di dalam ikan. Itu tidak cukup baik. Standarnya, mereka di sini mencari yang terbaik dari yang terbaik di dunia, dan kami tidak mendapat makanan yang terbaik," terang atlet berusia 29 tahun itu.
Baca Juga : Menlu Iran Peringatkan Inggris: Jangan Beri Bantuan ke AS dan Israel
Sementara, juru bicara dari pihak penyelenggara Paris 2024, menerima kritikan yang disampaikan para atlet.
"Kami mendengarkan para atlet dan menanggapi umpan balik mereka dengan sangat serius. Sejak pembukaan desa, mitra kami Sodexo Live! telah bekerja secara proaktif untuk menyesuaikan persediaan dengan meningkatnya penggunaan restoran Olympic Village, serta konsumsi aktual oleh para atlet yang diamati selama beberapa hari pertama," pernyataan panitia lokal Paris 2024.
"Sebagai hasilnya, jumlah produk tertentu telah ditingkatkan secara signifikan dan staf tambahan telah dikerahkan untuk memastikan layanan berjalan dengan lancar," lanjut pernyataan tersebut.
Baca Juga : Dilema di Balik Sayap B-1 Lancer: Inggris Izinkan AS Gunakan Pangkalan untuk Gempur Iran
Adam Peaty telah meraih satu medali perak di ajang Olimpiade Paris 2024. Medali perak didapatkannya di nomor individu gaya dada 100m.
Adam menorehkan waktu 59,05 detik pada Senin (29/7/2024), di Paris La Defense Arena. Ia terpaut 0,02 detik dari atlet asal Italia, Nicolò Martinenghi yang keluar sebagai juara.
Sementara itu, dalam nomor 4x100m gaya ganti yang diikutinya, tim Inggris finis di peringkat keempat. Klaim ini merupakan yang terkini dari serangkaian hal negatif sepanjag pergelaran Olimpiade 2024.
Baca Juga : Emak-emak di Kota Binjai Marah dan Tolak Pembongkaran Portal Jalan yang Dilakukan Sepihak
Salah satu kasus lain terkait kesehatan adalah mundurnya tim triatlon relay campuran Belgia karena salah satu atlet mereka harus masuk rumah sakit dan mundur dari kompetisi setelah berenang di Sungai Seine pada nomor sebelunnya yang ia ikuti. (rsy/nusantaraterkini.co)
