Nusantaraterkini.co, MEDAN - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) menggelar aksi unjuk rasa di Polrestabes Medan, Jumat (14/6/2024).
Dalam aksinya, puluhan mahasiswa menyuarakan keresahan atas maraknya aksi kejahatan jalanan seperti geng motor, begal dan narkoba di Medan.
Massa aksi datang dengan membawa spanduk besar bertuliskan 'Evaluasi Kinerja Polrestabes Medan'.
Baca Juga : Milad ke-62 IMM, Rico Waas Ajak Kader Jadi Virus Kebaikan Bagi Pemuda Medan
"Kami datang mencari Pak Teddy (Kapolrestabes Medan)," kata orator aksi di depan Polrestabes Medan.
Orator menyampaikan kejahatan yang kini marak terjadi antara lain tinggi kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), begal, dan tawuran geng motor.
"Sepeda motor mahasiswa IMM juga hilang dan hingga kini kasusnya tak terungkap," katanya.
Baca Juga : DPD IMM Sumut Apresiasi Program Berobat hanya Pakai KTP: Terobosan Pro-Rakyat
Koordinator aksi Muhammad Rangga Syahputra menambahkan atas kondisi memprihatinkan di Kota Medan, massa aksi meminta Kapolrestabes Medan untuk sungguh-sungguh dalam menindak tegas segala tindakan kriminalitas.
"Menuntut Kombes Teddy Marbun selalu Kapolrestabes Medan memberikan klarifikasi terkait masih adanya tawuran, perjudian, geng motor, begal dan narkoba, serta pengawasan tempat hiburan malam," kata Rangga.
Amatan di lokasi, puluhan mahasiswa blokir Jalan HM Said Medan, persis di depan pintu masuk Polrestabes Medan. Hingga sore ini, aksi masih berlangsung, peserta aksi satu persatu berorasi menyampaikan aspirasi.
(cw5/nusantaraterkini.co)
