nusantaraterkini.co, LANGKAT – Isu alih fungsi hutan mangrove di Desa Halaban, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, terus menjadi sorotan publik. Warga menolak keras rencana perubahan lahan tersebut menjadi kebun kelapa hibrida karena dinilai merusak ekosistem pesisir yang menjadi sumber penghidupan nelayan setempat.
Penolakan itu sebelumnya memuncak saat ratusan warga Desa Halaban menggeruduk kantor desa untuk menyuarakan protes terhadap dugaan alih fungsi hutan mangrove tersebut.
Kini, isu tersebut kembali mencuat setelah beredar foto yang diduga memperlihatkan salah satu staf Kecamatan Besitang bersama terduga mafia tanah sedang berkeliling menggunakan boat di kawasan mangrove. Keduanya tampak akrab saat berada di lokasi yang disebut-sebut menjadi titik rencana pengalihan fungsi lahan.
Baca Juga : Arief Tampubolon Optimis KPK Segera Periksa Tim Transisi Bobby Nasution
Menanggapi beredarnya foto tersebut, Camat Besitang Irham Effendi menegaskan bahwa pihaknya tidak mengetahui adanya rencana alih fungsi hutan mangrove di wilayahnya.
"Belum ada saya dengar soal pengalihan fungsi hutan mangrove,” ujar Irham saat dikonfirmasi, Rabu (22/10/2025).
Menurut Irham, laporan dari Kepala Desa Halaban, Tamaruddin, yang diterimanya hanya menyebut adanya kegiatan perbaikan jalan desa yang diminta masyarakat.
Baca Juga : BPN Tapteng Diduga Tidak Pedomani Undang-Undang Melainkan Kebijakan dalam Pengurusan Administrasi
"Laporan dari kepala desa ke saya hanya soal perbaikan jalan. Saya tegaskan tidak ada alih fungsi lahan mangrove di Kecamatan Besitang,” tegasnya.
Ketika wartawan menyinggung kemungkinan perbaikan jalan itu hanya dijadikan alasan oleh pihak tertentu untuk melancarkan alih fungsi, Irham langsung membantah.
“Enggak ada itu,” jawabnya singkat.
Baca Juga : Satlantas Polres Simalungun Gelar Patroli Blue Light, Amankan Jalur Pematangsiantar - Saribu Dolok
Bahkan, Irham sempat menyesalkan pemberitaan mengenai isu iming-iming tersebut dan meminta wartawan untuk melakukan verifikasi langsung ke lapangan.
"Makanya dicek dulu ke lapangan. Besitang selama ini aman dan kompak. Saya tidak mau masyarakat di sini terpecah belah, mereka sudah lelah,” ujarnya.
(Dra/nusantaraterkini.co)
Baca Juga : Tim Kesehatan Polda Sumut Siaga Beri Pelayan ke Petugas Pam Pemilu
