Nusantaraterkini.co, MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution terus mendorong percepatan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai dapur utama Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh wilayah Sumut.
Sejauh ini, hingga akhir tahun 2025, ditargetkan sekitar 1.700 dapur SPPG telah berdiri.
“Tentunya kami di Pemprov Sumut mendukung penuh, ini program utama Pak Presiden, pemenuhan gizi anak anak, ibu hamil dan ibu menyusui, manfaatnya besar,” kata Bobby saat menerima audiensi Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Medan Donal Simanjuntak, di Kantor Gubernur, Senin (20/10/2025).
Baca Juga : Update 95 Siswa di Toba Diduga Keracunan MBG, Dua Dapur SPPG Ditutup Sementara: Dinkes Sumut Kirim TGC
Program MBG tidak hanya bermanfaat untuk memenuhi gizi masyarakat. MBG juga menyerap jumlah tenaga kerja yang cukup besar.
“Efek sampingnya begitu besar, menyerap tenaga kerja yang banyak, juga meningkatkan perputaran perekonomian,” kata Bobby.
Bobby juga meminta pada KPPG agar mengkalkulasi kebutuhan bahan pangan untuk MBG. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui ketersediaan pangan di Sumut. Sehingga harga bahan pangan bisa dijaga stabilitasnya.
“Kalau boleh nanti data kebutuhan bahan pangannya dirinci untuk semua SPPG, sehingga nanti bisa sama sama kita bisa jaga stabilitas harga pangannya,” katanya.
Baca Juga : Salurkan Jutaan Multivitamin ke 100 SPPG, Legislator Ingatkan Kemenhan Gandeng Kemenkes-BPOM
Sementara itu, Kepala KPPG Medan Donal Simanjuntak menjelaskan bahwa saat ini terdapat 893.720 penerima manfaat program MBG di Sumut, terdiri atas 871.617 peserta didik dan 22.103 non peserta didik (balita, ibu hamil, dan ibu menyusui).
Selain itu, program MBG juga telah menyerap 13.190 tenaga kerja di dapur SPPG se-Sumut. Hingga kini, terdapat sekitar 768 SPPG yang sedang dalam tahap persiapan pembangunan.
(Akb/Nusantaraterkini.co)
