Nusantaraterkini.co, DELISERDANG - Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan melantik 15 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Aula Cendana, Lantai II, Kantor Bupati, Kamis (22/1/2026).
Para pejabat yang dilantik, antara lain dr Tetti Rossanti Keliat MKM sebagai Kepala Dinas Kesehatan, Yetty Sembring SSTP MM menjadi Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (Perkimtan), Yusnaldi MPd, Kepala Dinas Sosial.
Kemudian, Drs Syahdin Setia Budi Pane, Kepala Dinas Ketenagakerjaan; Rio Laka Dewa SSTP MAP, Kepala Dinas Lingkungan Hidup; Dra Anita Magdalena Br Situmorang, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD); A Fitrian Syukri SSTP MSi, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP).
Baca Juga : Lantik Empat Pejabat Eselon II, Gubernur Sumut Bobby Nasution Minta Kerja Cepat dan Tepat
Lalu, Sandra Dewi Situmorang SSTP MSi, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfostan); M Yusuf SKom MSi, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM); Kurnia Boloni Sinaga SSTP, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).
Selanjutnya, Suparno SSos MSP, Kepala Dinas Pendidikan; Hesron Tonggorajah Girsang AP MSi, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan; dr Erlinda Yani MKM, Direktur RSUD Drs H Amri Tambunan; Erlita Lubis SSos MH, Kepala Dinas Perikanan, dan Sri Armayani SH sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
Dalam sambutannya, Bupati menekankan, para pejabat yang dilantik merupakan hasil seleksi terbuka pertama pada masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati, Lom Lom Suwondo SS. Jabatan yang dilantik sebelumnya hampir 11 bulan diisi oleh pelaksana tugas (Plt).
"Bapak dan Ibu sekalian adalah produk pertama dari seleksi terbuka di era kepemimpinan kami. Ini bukan proses singkat, tetapi telah melalui berbagai pertimbangan dari para pimpinan," tegasnya.
Para pejabat yang dilantik mayoritas berasal dari generasi muda, sehingga dharapkan, mampu membawa semangat baru dan memberikan dorongan kuat dalam peningkatan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat Deli Serdang.
Untuk itu, Asri Ludin meminta paradigma lama birokrasi harus ditinggalkan. Aparatur sipil negara (ASN), bukan pihak yang harus dilayani, melainkan pelayan masyarakat.
Baca Juga : KPK Umumkan Tiga Besar Kandidat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama 2025
"Ubah pola pikir. Tinggalkan cara kerja lama. ASN adalah pelayan masyarakat, bukan sebaliknya," imbaunya.
Selain itu dia menegaskan penerapan sistem penilaian kinerja yang terukur dan berbasis target nyata, tidak lagi menggunakan indikator abstrak, melainkan target yang jelas dan dapat dievaluasi.
"Setiap kepala dinas akan memiliki target kinerja yang konkret. Jika target tidak tercapai, maka konsekuensinya jelas, termasuk kemungkinan mengundurkan diri," tegasnya.
Dicontohkan, Dinas Pariwisata akan ditargetkan mendatangkan jumlah wisatawan tertentu, Dinas PMPTSP dengan target waktu pelayanan perizinan, hingga dinas teknis dengan capaian fisik dan retribusi yang terukur.
Objektivitas dalam menilai kinerja bawahan dan meminta para pimpinan perangkat daerah tidak ragu memberikan penilaian sesuai fakta juga menjadi hal penting.
"Seluruh pejabat yang dilantik harus bisa segera beradaptasi dan menjalankan tugas sesuai visi pembangunan Kabupaten Deli Serdang 2025–2030, serta mendukung program pemerintah provinsi dan pusat," pungkasnya.
(zie/Nusantaraterkini.co)
