Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Cegah Stunting, BKKBN Sumsel Bekali Kader Posyandu Gandus Teknik Pola Asuh BKB

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Adetia Purwaningsih
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kader Posyandu di Kecamatan Gandus saat mengikuti pelatihan teknik pengasuhan Bina Keluarga Balita (BKB), Minggu (18/1/2026). (Foto: Tia/Nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, PALEMBANGBKKBN Provinsi Sumatera Selatan menggelar pelatihan teknik pengasuhan Bina Keluarga Balita (BKB) bagi kader Posyandu di Kecamatan Gandus guna memperkuat peran keluarga dalam mencegah stunting dan mengoptimalkan tumbuh kembang anak sejak dini.

Kepala Perwakilan BKKBN Sumsel, Arios Saplis menyampaikan, peningkatan kapasitas kader sangat krusial karena mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat dalam memberikan edukasi gizi dan pola asuh.

"Pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader dalam memberikan edukasi kepada keluarga, khususnya terkait pola pengasuhan yang tepat, pemenuhan gizi seimbang, serta pemantauan tumbuh kembang balita sebagai langkah strategis dalam pencegahan stunting," ujarnya, Minggu (18/1/2026).

Baca Juga : Surya Syaputra Pulungan Jadi Plt Kadis Kesehatan Medan, Fokus UHC hingga Stunting

Program yang dilaksanakan pada pertengahan Januari 2026 ini merupakan hasil kolaborasi antara BKKBN Sumsel dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPKKB) Kota Palembang. 

Ia menilai sinergi antar lembaga ini menjadi kunci keberhasilan dalam menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas di tingkat lokal.

"Kolaborasi ini menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat peran kader sebagai ujung tombak pelayanan dan edukasi kesehatan keluarga di tingkat masyarakat," imbuhnya.

Melalui metode diskusi interaktif, para kader dibekali keterampilan praktis agar mampu mendampingi orang tua secara berkelanjutan di lingkungan masing-masing.

Baca Juga : HKN ke-61 di Medan, Rico Waas: Kader Posyandu 'Pejuang' Penting Pencegah Stunting

Ia berharap para kader dapat lebih proaktif dalam memastikan setiap keluarga balita mendapatkan informasi kesehatan yang akurat, serta diharapkan kualitas kesehatan anak di wilayah Gandus dan sekitarnya dapat meningkat secara signifikan.

"Para kader juga didorong untuk lebih aktif dalam mendampingi orang tua agar mampu mengoptimalkan peran keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak," ucap dia.

(Tia/nusantaraterkini.co)