Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Arab Saudi kembali diterjang banjir setelah hujan deras mengguyur sejumlah wilayah dalam beberapa hari terakhir. Pusat Meteorologi Nasional (NCM) melaporkan bahwa intensitas hujan diperkirakan terus meningkat di berbagai daerah.
Menurut laporan Saudi Gazette, Kamis (11/12), hujan sedang hingga lebat yang disertai badai petir, hujan es, dan angin kencang diprediksi melanda Makkah, Madinah, Qassim, Riyadh, Provinsi Timur, hingga wilayah perbatasan barat.
Wilayah Hail, Tabuk, dan Al-Jouf juga diperkirakan mengalami hujan ringan hingga sedang. Sementara di kawasan dataran tinggi barat daya, potensi kabut masih cukup tinggi dan dapat mengganggu jarak pandang.
Baca Juga : Trump Klaim Venezuela Bakal Serahkan 50 Juta Barel Minyak ke AS Usai Penangkapan Maduro
NCM menambahkan, angin permukaan di Laut Merah bergerak dari tenggara ke utara di bagian utara dan tengah, serta dari tenggara ke selatan di wilayah selatan dengan kecepatan 18–40 km/jam. Pada kondisi tertentu, hembusan angin dapat mencapai lebih dari 50 km/jam, disertai gelombang sedang hingga tinggi dan potensi badai petir di area Teluk Bab el-Mandeb.
Di Teluk Arab, arah angin bergerak dari tenggara ke selatan dengan kecepatan 10–35 km/jam, yang bisa meningkat hingga 60 km/jam. Tinggi gelombang diperkirakan berada di kisaran 0,5–1,5 meter dan dapat mencapai 2,5 meter ketika badai petir terjadi di wilayah utara.
Secara keseluruhan, kondisi laut bervariasi dari tenang hingga sedang, namun sejumlah wilayah tetap berisiko dilanda badai petir dan hujan deras.
Baca Juga : Liburan Perahu Naga di China, Pendapatan Box Office Tembus 400 Juta Yuan
(Dra/nusantaraterkini.co).
