Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Debat Kedua Calon Walikota dan Wakil Walikota Padangsidimpuan Harus Lebih Meriah

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Sofyan Akbar
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Tangkapan layar debat calon kepala daerah Kota Padangsidimpuan. (Foto: istimewa)

Nusantaraterkini.co, PADANGSIDIMPUAN - Debat perdana calon Walikota dan Wakil Walikota Padangsidimpuan di Kota Medan dinilai kurang diminati masyarakat dan cendrung memboroskan anggaran, Kamis (24/10/2024) kemarin.

Hal ini disampaikan tokoh politik Kota Padangsidimpuan Hasanuddin Sipahutar ketika dimintai tanggapannya mengenai debat perdana tersebut, Jumaat (25/10/2024).

Baca Juga : Lugas, Pasangan Ondim-Tiorita Unggul di Debat Kedua, Layak Pimpin Kabupaten Langkat

"Jujur saya memberikan penilaian dari debat perdana ini kurang menarik dan diminati masyarakat. Karena ditampilan live streaming saja hanya ditonton 4.983 saja, dan itu menunjukkan tingkat sosialisasinya masih kurang dan cenderung pemborosan anggaran saja," ungkapnya.

Baca Juga : Debat Kedua Pilkada Palas, Sekelompok Pendukung Teriak “Pargabus”

"Saya berharap mungkin pun masyarakat Kota Padangsidimpuan juga pasti berharap yang sama, bagaimana debat ke 2 dan ke 3, harus dirasakanlah keseruannya di tengah-tengah masyarakat, dan penting bahwa visi-misi calon itu harus bisa dilihat walaupun dari layar kaca," pesannya.

Edukasi, sosialisasi tahapan pemilu calon Walikota dan Wakil Walikota Padangsidimpuan juga perlu dikaji kembali agar target partisipasi pemilih bisa meningkat dengan adanya debat kandidat perdana tersebut.

Baca Juga : Didampingi Keluarga Mencoblos di TPS, Hidayatullah Optimis Bisa Rebut Kursi Walikota

Dari 4,9 ribu yang sudah ditonton pada live streaming itu dia memastikan hanya dari kalangan tim kandidat saja yang menonton dan mengaksesnya.

Baca Juga : 7 Politisi Bermarga Sinaga Ramaikan Pemilihan Calon Walikota dan Bupati di Pilkada Serentak Sumut 2024

"Ayolah coba KPU Kota Padangsidimpuan punya formula yang bisa meningkatkan partisipasi pemilih dengan meningkatkan partisipasi penonton dari link live streaming yang dipertontonkan tersebut, dan masih ada debat ke 2 dan ke 3," pungkasnya.

Sementara itu Ketua KPU Kota Padangsidimpuan Tagor D Lubis menjelaskan akan melakukan evaluasi terkait tingkat partisipasi penonton. Dia berharap Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk dapat membuat nonton bareng dengan mengajak masyakakat aktif menonton debat.

Baca Juga : Seorang Pelajar Tewas Tertimpa Pohon di Kota Padangsidimpuan

"Dari KPU Kota Padangsidimpuan juga akan berkomunikasi kepada pihak stasiun televisi swasta nasional ini untuk debat selanjutnya pada malam hari, debat ke 2 dan ke 3 harus lebih terasa di tengah masyarakat karena KPU ini hanya sebatas fasilitator," katanya.

Baca Juga : Lapas Padangsidimpuan Santuni Panti Asuhan Al-Manar, Sambut HUT RI ke-80

(Akb/Nusantaraterkini.co)