Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Partai Demokrat menepis keras kabar yang menyeret nama Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam isu dugaan pemalsuan ijazah Presiden Joko Widodo. Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, memastikan Ketua Majelis Tinggi Demokrat itu sama sekali tidak terlibat dalam isu tersebut.
Herzaky menyebut tuduhan yang beredar tidak berdasar dan justru mencuat di tengah situasi penanganan bencana di Sumatera yang masih berlangsung.
“Belakangan ini muncul berbagai misinformasi yang menyerang Pak SBY. Mulai dari isu kesehatan hingga tudingan keterlibatan beliau dalam polemik ijazah Pak Jokowi. Semua itu tidak benar,” ujar Herzaky dalam keterangan resminya, Kamis (1/1).
Baca Juga : Mau Dicaci Tukang Joget, TKD Sumut: Kami Tetap Kampanyekan Pemilu Damai
Ia menilai, di saat banyak masyarakat terdampak bencana dan membutuhkan bantuan, seharusnya energi publik diarahkan pada upaya kemanusiaan, bukan malah terseret isu politik yang tidak memiliki dasar jelas.
“Sangat kami sayangkan, perhatian publik justru digiring ke isu-isu politis yang tidak substansial,” katanya.
Herzaky juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, serta tidak mudah terprovokasi oleh kabar yang belum terverifikasi kebenarannya.
Baca Juga : Amankan HUT ke-80 RI, 9.065 Personel Gabungan Siaga di Jakarta
“Mari kita lebih bertanggung jawab dalam bermedia sosial, tidak mudah terhasut, dan bersama-sama mengedepankan kepentingan kemanusiaan,” ujarnya.
Menurut Herzaky, fokus utama saat ini seharusnya diberikan kepada para korban bencana yang masih membutuhkan perhatian, bantuan, dan dukungan dari semua pihak.
(Dra/nusantaraterkini.co).
Baca Juga : Bupati Bangkalan Ikuti Rapat Koordinasi Jelang Arus Mudik Lebaran 2025
