Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Diduga Terkena Asam Lambung Akut, Penarik Becak di Tanah Jawa Ditemukan Meninggal

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Zico Taruna
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Polsek Tanah Jawa saat mengevakuasi jasad korban. (Foto: dok Polsek Tanah Jawa)

Nusantaraterkini.co SIMALUNGUNSeorang penarik becak bernama Efendi Siregar (60) ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Lingkungan II Kampung Melayu, Kelurahan Pematang Tanah Jawa, pada Sabtu (20/9/2025) sore.

Informasi diperoleh, korban diduga meninggal akibat penyakit asam lambung akut yang sudah lama dideritanya.

Kapolsek Tanah Jawa, Kompol Asmon Bufitra menjelaskan, penemuan ini pertama kali dilaporkan warga melalui Bhabinkamtibmas sekitar pukul 18.20 WIB. Petugas kemudian mendatangi lokasi bersama tim medis dari Puskesmas Tanah Jawa.

Baca Juga : Derita Sakit Lambung dan Ginjal, Petani di Simalungun Ditemukan Tewas dalam Kebun cabai

“Hasil pemeriksaan luar yang dilakukan, tim medis menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Diperkirakan korban telah meninggal sekitar tiga hari,” ujarnya, Minggu (21/9/2025).

Korban diketahui tinggal seorang diri di rumahnya dan mengidap penyakit asam lambung akut. Hal ini dikuatkan keterangan saksi Nismah br Sitompul (60), adik kandung istri korban, serta sejumlah saksi lainnya seperti Kepling Muhammad Yunus Ritonga (50), Gunawan Sitompul (61), dan Masriatun br Hutapea (49).

Pihak keluarga telah menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Mereka menandatangani surat pernyataan resmi kepada pihak kepolisian.

Baca Juga : 7 Rekomendasi Obat Paling Ampuh Atasi Asam Lambung yang Dijual di Apotek

“Pihak keluarga menyatakan kematian korban murni akibat penyakit yang dideritanya dan meminta agar tidak dilakukan autopsi,” jelasnya.

Penanganan kasus ini melibatkan tim gabungan Polsek Tanah Jawa bersama Tim Inafis Polres Simalungun. Seluruh prosedur mulai dari olah TKP, pemeriksaan saksi, hingga koordinasi dengan pihak kelurahan dan medis dilakukan sesuai SOP.

(Zco/Nusantaraterkini.co)