Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Dihantam Gelombang di Sungai Musi, Speedboat Pecah dan Satu Penumpang Meninggal

WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Kondisi speedboat yang rusak usai kejadian kecelakaan di perairan Sungai Musi, tepatnya di Jalur 8, Desa Upang Ceria, Kecamatan Muara Telang, Banyuasin, Kamis (5/3/2026). (foto: istimewa)

Nusantaraterkini.coBANYUASIN — Sebuah speedboat penumpang tenggelam setelah dihantam ombak di perairan Sungai Musi, tepatnya di Jalur 8, Desa Upang Ceria, Kecamatan Muara Telang, Banyuasin, Kamis (5/3/2026). Insiden maut tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, dan mengakibatkan seorang wanita berinisial DR (55) meninggal dunia setelah kapal pecah dihantam gelombang besar.

Bagian depan body speedboat dilaporkan pecah setelah terjangan ombak yang kuat, hingga air dengan cepat masuk dan menenggelamkan kapal. Para penumpang sempat berupaya menyelamatkan diri melalui celah jendela sebelum bantuan dari perahu nelayan dan kapal lain tiba di lokasi.

Baca Juga : Pemprov Sumsel Tanggung Biaya Pemulangan Korban Bus ALS beserta Keluarga

Kapolres Banyuasin, AKBP Risnan Aldino, membenarkan jika saat kejadian tersebut ada satu korban jiwa dan telah dievakuasi ke rumah duka untuk dimakamkan.

Baca Juga : Layanan Kesehatan dan Publik di Sumsel Tetap Beroperasi Selama Libur Lebaran

"Benar kejadiannya jam sembilan pagi tadi. Akibat kecelakaan ini, satu penumpang dilaporkan meninggal dunia," ujar AKBP Risnan Aldino dalam keterangan tertulisnya.

Selain faktor cuaca dan gelombang, pihak kepolisian juga tengah mendalami dugaan adanya kelebihan muatan (overcapacity) pada speedboat tersebut. Saat ini, tim penyidik masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Baca Juga : Satu Korban Bus ALS Meninggal Akibat Gagal Napas, Jenazah Dipulangkan ke Tegal

"Petugas kami masih di lapangan untuk menggali keterangan lebih lanjut, termasuk memeriksa serang atau pengemudi kapal terkait kronologi dan standar keamanan yang diterapkan," katanya.

Baca Juga : Lansia Sebatang Kara di Muara Enim Ditemukan Meninggal Dunia dalam Gubuk

Pihak kepolisian mengimbau para penyedia jasa transportasi air di Sungai Musi untuk lebih waspada terhadap cuaca ekstrem dan selalu mematuhi batas kapasitas angkut demi keselamatan penumpang.

"Kami terus melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan apakah ada unsur kelalaian dalam musibah ini," pungkasnya.

 (Tia/Nusantaraterkini.co)