Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Dituding Lakukan Nepotisme saat Jabat PJ Bupati Deliserdang, BEM SI Desak Walikota Medan Copot Sekda dari Jabatan

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Bagus Kurniawan
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Massa BEM SI Sumut memajang spanduk saat menggelar aksi demo di depan Kantor Walikota Medan, Selasa (15/4/2025). (Foto: Bagus Kurniawan/Nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Sumut menggelar aksi di depan Kantor Walikota Medan, Selasa (15/4/2025) pukul 16.00 WIB.

Aksi ini mereka lakukan karena menuding Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan Wiriya Alrahman melakukan nepotisme sewaktu menjabat sebagai PJ Bupati Deliserdang.

Dalam aksinya massa mengatakan, ipar Sekda Medan berinisial OIS diduga menyalahgunakan dana publik untuk pribadi, salah satunya ditemukan pengadaan genset.

Pengadaan ganset ini tidak sesuai dengan spesifikasi yang sudah ditentukan dalam kontrak, namun Pemkab Deliserdang dipaksakan tetap membayar.

Untuk itu Koordinator aksi, Nanda mendesak Walikota Medan Rico Waas mencopot Wiriya Alrahman dari jabatan Sekda.

Baca Juga: Usai Pencoblosan, BEM SI Ajak Jaga Pertemanan dan Jangan Ada Polarisasi

"Kami mendukung Walikota Medan untuk membersihkan birokrasi dari oknum-oknum yang mencederai nilai-nilai pelayanan publik yang bersih. Kami juga mendesak Kejatisu untuk segera menuntaskan kasus ini selama dia menjabat sebagai PJ Bupati Deli Serdang," ucapnya.

Menanggapi aksi, Asisten Administrasi Umum Pemko Medan, Ferry Ihsan mengatakan, semua warga berhak menyampaikan isi hati mereka.

Baca Juga: Ratusan Umat Islam Pemalang Gelar Aksi Demo Kecam Agresi Israel

"Semua warga berhak ya menyampaikan aspirasi mereka. Kami sebagai pihak pemerintah kota medan akan perhatikan itu," ucapnya.

Ferry menambahkan, semua aspirasi rakyat pasti akan didengar dan akan disampaikan.

"Kami sebagai pihak pemerintah Kota Medan akan mendengar dan pasti akan sampaikan aspirasi masyarakat, dan semoga aksi demo tertib dan tidak anarkis," pungkasnya. 

(Cw2/Nusantaraterkini.co)