Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Anggota Komisi V DPR Danang Wicaksana Sulistya meminta mitra kerja Komisi V, yakni Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), untuk segera melakukan normalisasi sungai skala besar pascabencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera.
Hal tersebut, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.
Danang Wicaksana menilai langkah tersebut penting sebagai bagian dari percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi daerah terdampak bencana, khususnya di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Baca Juga : Rusun Bersubsidi di Tanah Abang Tersendat Sengketa Lahan, DPR Minta Status Diperjelas
Menurutnya, banyak laporan yang masuk menunjukkan bahwa kondisi sungai pasca bencana mengalami perubahan signifikan.
“Banyak informasi yang kami terima bahwa aliran sungai telah berpindah arah, berubah posisi, bahkan melebar. Kondisi ini tentu membutuhkan penanganan serius dan terencana,” ujar Danang Wicaksana, Jumat (2/1/2026).
Politikus Gerindra ini menjelaskan, proses normalisasi sebaiknya dilakukan secara menyeluruh, termasuk dimulai dari bagian muara atau dari arah laut, guna mempercepat pemulihan fungsi sungai.
Baca Juga : Saadiah: Pengelolaan Mudik Lebaran 2026 Perlu Perbaikan di Aspek Kenyamanan dan Akses
Bahkan, jika diperlukan, pemerintah dapat membuka jalur sungai baru berdasarkan kajian yang matang.
“Normalisasi harus didasarkan pada kajian teknis, ekologis, dan hidrologis. Semua harus dihitung, mulai dari debit air, kebutuhan tampungan, hingga luas sungai yang ideal agar mampu menjadi bagian dari sistem ketahanan terhadap bencana di masa mendatang,” jelasnya.
Danang Wicaksana menegaskan bahwa Komisi V DPR sangat mendukung langkah normalisasi sungai sebagai upaya strategis untuk meminimalkan risiko bencana serupa terulang kembali.
Baca Juga : Pergerakan Pemudik Capai 147 Juta, DPR Nilai Mudik 2026 Lebih Baik dan Fatalitas Turun
Menurutnya, penataan sungai yang baik akan berperan penting dalam pengendalian banjir dan mitigasi bencana.
Lebih lanjut, Danang Wicaksana juga mendorong keterlibatan Kementerian Perhubungan, mengingat normalisasi sungai berpotensi bersinggungan dengan alur pelayaran menuju laut.
“Kami mendorong mitra kami di Komisi V, yaitu Kementerian PU dan Kementerian Perhubungan, karena ini juga berkaitan dengan akses ke laut. Tidak menutup kemungkinan ada jalur sungai yang bisa difungsikan sekaligus sebagai alur pelayaran,” pungkasnya.
Baca Juga : DPR Dukung Pembangunan Jogjakarta Outer Ring Road
Dengan sinergi lintas kementerian, Danang berharap upaya pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera dapat berjalan lebih cepat, terintegrasi, dan berkelanjutan.
(cw1/nusantaraterkini.co).
