Nusantaraterkini.co, MEDAN - Seorang driver ojek online (ojol) yang juga merupakan Mahasiswa Universitas Negri Medan (Unimed) menjadi korban pembegalan di kawasan Jalan Veteran, Pasar 10, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Deliserdang.
Pembegalan yang dialami Korban bernama Asra Ebinsa Harefa (23) ini, bermula saat korban tengah beristirahat di depan emperan toko di depan Kantor FIF Group, usai mengantar penumpang di sekitar kawasan tersebut, Rabu (11/2/2026) dini hari.
Baca Juga : Pura-pura Jadi Petugas Kantor, Begal Motor Pelajar di Martapura Diringkus Polres OKU Timur
Saat beristirahat, korban yang saat itu tengah fokus melihat handphone sembari menunggu orderan masuk ini pun, secara tiba-tiba di hampiri oleh tiga orang pria dengan menggunakan sepeda motor.
Baca Juga : Ibu Erlina Dibegal Usai Pulang dari Pasar Baru Percut Sei Tuan: Pelakunya Pakai Klewang
Saat itu, dua orang pelaku langsung turun dari sepeda motor dan seorang diantaranya langsung menodong korban dengan alat diduga senjata tajam. Sementara seorang pelaku lainnya, langsung naik ke atas motor korban yang tengah terparkir dan kemudian membawanya kabur.
"Jadi bisa dihitung sekitar 50 menitlah aku memang sudah duduk di situ. Aku nggak sadar karena kenapa, itu kan sistem ngojek kan nengok-nengok pelanggan kan dari aplikasi, jadi harus fokus ke handphone nengok-nengok daftar pelanggan, Nah aku fokus ke HP, tiba-tiba datanglah 3 orang pelaku begal," ungkapnya, Senin (16/2/2026) siang.
Baca Juga : Sofwan Dedy Ardyanto: Arahan Presiden soal Tarif Ojol Harus Segera Ditindaklanjuti
Asra pun turut mengungkapkan, jika posisi ruko tempatnya berhenti memang sepi dari kendaraaan ataupun aktivitas warga. Namun, sebelumnya di seberang jalan tempatnya beristirahat terdapat pedagang durian yang masih berjualan.
"Akhirnya aku duduk di situ juga, tapi di seberang jalannya. Jadi di seberang jalan ramai orang-orang jual durian, sedangkan di tempatku nggak ramai memang, cuma aku sendiri. Setelah itu, aku gk sadar rupanya usdah tutup pedagang durian yang di seberang jalan itu" ujarnya.
Akibat kejadian tersebut, Asra pun kehilangan sepeda motor miliknya jenis Yamaha Vixion dengan nomor plat BD 4971 KP yang saat itu berhasil dibawa kabur oleh komplotan begal tersebut.
Baca Juga : BPS Sumut Catat Inflasi April 2026 Sebesar 2,92 Persen, Gunungsitoli Alami Kenaikan Tertinggi
Sementara itu, atas pembegalan yang baru saja dialaminya tersebut, korban berencana untuk membuat laporan ke Mapolsek Medan Labuhan.
Baca Juga : Deliserdang Bangun Pusat UMKM Central di Lubuk Pakam, Targetkan Pelaku Usaha Naik Kelas
(Cw4/Nusantaraterkini.co)
