Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Dua Hektare Ladang Ganja di Perbukitan Tor Sihite Madina Dimusnahkan

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Personel Brimob melakukan pemusnahan terhadap temuan dua hektare ladang ganja di perbukitan Tor Sihite Madina. (Foto: dok Humas Polda Sumut)

Nusantaraterkini.co, MADINA - Ladang ganja seluas dua hektare yang tersembunyi di kawasan perbukitan Tor Sihite, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal, berhasil ditemukan dan kemudian dimusnahkan dalam operasi terpadu, Rabu (23/7/2025).

Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNNP Sumut, Kombes Pol Wadi Sabani dan melibatkan personel Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut bersama Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Sumut.

Baca Juga: Bareskrim Polri Musnahkan Ladang Ganja 25 Hektare di Nagan Raya

Sebanyak 10 personel Brimob Batalyon C yang dipimpin Ipda Andrico P Sembiring turut diperbantukan sebagai pasukan BKO dalam mendampingi tim gabungan menembus medan berat menuju lokasi ladang.

Setibanya di Desa Rau Rau Dolok, Kecamatan Tambangan, yang menjadi titik akhir kendaraan sebelum dilanjutkan dengan perjalanan kaki menyusuri hutan dan perbukitan.

Sekitar pukul 13.00 WIB, ladang ganja yang diperkirakan seluas dua hektare berhasil ditemukan tersembunyi di balik vegetasi rimbun.

Ribuan batang ganja setinggi hingga dua meter langsung dicabut dan dimusnahkan di lokasi dengan cara dibakar. Proses pemusnahan dilakukan di bawah pengawasan ketat seluruh unsur operasi.

Komandan Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sumut menyampaikan apresiasi atas profesionalisme seluruh personel. Ia menegaskan pentingnya sinergi antarlembaga dalam memutus mata rantai peredaran narkotika.

Baca Juga: Temuan Ladang Ganja di Bromo, Komisi IV akan Panggil Menhut

"Ini bukan sekadar pemusnahan tanaman ganja. Ini adalah simbol komitmen bersama antara BNN, Polri, dan masyarakat dalam menjaga generasi muda dari ancaman narkotika," tegasnya dalam keterangan tertulis, Minggu (27/7/2025).

Keberhasilan operasi ini menegaskan bahwa peredaran narkotika tak akan pernah luput dari pengawasan dan tindakan tegas negara.

"Diharapkan, langkah ini memberikan efek jera dan mempersempit ruang gerak jaringan narkoba dari daerah terpencil hingga kota besar," tambahnya.

(zie/Nusantaraterkini.co)