Nusantaraterkini.co, TAPTENG - Dugaan bantuan membusuk di lokasi bencana, yang berada di Kecamatan Tukka, Kelurahan Hutanabolon, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) menimbulkan polemik ditengah masyarakat yang sampai saat ini berjuang dengan janji-janji bantuan yang hingga saat ini belum terealisasi.
Anggota DPRD Tapteng dari Fraksi PDIP, Famoni Gulo ketika dikonfirmasi soal adanya bantuan bencana yang busuk di salah satu posko di wilayah Kecamatan Tukka mengungkapkan baru mengetahui di media sosial.
"Kita berharap Pemkab Tapteng mengevaluasi kinerja lurah dan kepling yang selama ini mengetahui bantuan yang datang di wilayah bencana," ujarnya, Rabu (22/04/2026).
Baca Juga : Famoni Gulo Prapid Polres Tapteng dan Polda Sumut, Soroti Mandeknya Kasus Pengeroyokan
Kepala BPBD Tapteng yang baru diangkat, Hardi menyesalkan adanya bantuan busuk di tenda BPBD hingga ia mengambil langkah tegas membagikan bantuan yang masih layak di konsumsi.
"Saya telah mengarahkan anggota agar membongkar tenda tersebut, dan membagikan bantuan yang tersisa yang masih layak dikonsumsi," ucapnya melalui sambungan telepon.
Ia berharap kejadian ini tidak terulang kembali dan akan berusaha membenahi kinerja BPBD Tapteng di bawah kepemimpinannya.
Baca Juga : Momen Langka! Ketua DPRD dan Bupati Tapteng Duduk Berdampingan di Acara Paskah GAMKI
"Saya baru diangkat menjadi Kepala BPBD dan akan berusaha semaksimal mungkin dalam penyelesaian penanganan bencana di wilayah Kabupaten Tapteng," tegas Hardi.
Sebelumnya, dugaan adanya bantuan bencana yang busuk seperti, beras ditemukan oleh beberapa warga di salah satu tenda BPBD hingga viral di media sosial di lokasi pengungsian kecamatan Tukka.
Hal ini menjadikan banyak tanggapan negatif terhadap kinerja lurah dan kepling yang ada di kelurahan Hutanabolon.
Baca Juga : SAR Sibolga dan BPBD Temukan Anak Hanyut di Aliran Sungai Aek Tolang
"Kita menyesalkan tindakan kepling tidak membagikan langsung bantuan tersebut, hingga busuk. Padahal banyak korban bencana kekurangan stok pangan pascabencana," ujar Gultom yang merupakan warga Hutanabolon.
(Jjm/Nusantaraterkini.co).
