Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Dukung Sektor Pertanian di Langkat, Gibran Beri Bantuan Rp 20 Miliar

Editor :  Redaksi2
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka menyerahkan bantuan kepada salahsatu kelompok tani di Desa Aman Damai, Kecamatan Sirapit, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Selasa (24/12/2024). (Pemkab Langkat)

Nusantaraterkini.co, LANGKAT - Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka menyerahkan bantuan sebesar Rp 20 miliar untuk mendukung sektor pertanian di Desa Aman Damai, Kecamatan Sirapit, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Selasa (24/12/2024). 

Adapun bantuan itu meliputi mesin Combine Harvester besar untuk Kelompok Tani Agro Lestari, traktor roda empat untuk Kelompok Tani Hinai, traktor roda dua untuk Kelompok Tani Sejahtera, pompa air untuk Kelompok Tani Sempurna. 

Selanjutnya benih padi untuk Kelompok Tani Sido Makmur, dan benih jagung untuk Kelompok Tani Tani Harapan. 

Baca Juga : Perkuat Produksi Jagung, OJK Sumut Dorong Skema Perkebunan Rakyat di Tapsel

Gibran pun menyempatkan untuk berdialog ke masyarakat Desa Aman Damai. Gibran mendengarkan keluhan petani terkait masalah irigasi, bahan bakar, dan alat dan mesin pertanian (Alsintan). 

Menanggapi hal tersebut, Gibran menjelaskan bahwa Kementerian Pertanian dan Kementerian PUPR telah berkoordinasi untuk mencari solusi terhadap permasalahan irigasi.

"Terkait Alsintan dan bahan bakar, kami akan segera menindaklanjuti. Potensi pertanian di Kabupaten Langkat sangat besar, dan kami akan mengupayakan tambahan alsintan serta pasokan bahan bakar," ujar Gibran.

Baca Juga : Perkuat Ketahanan Pasokan Nasional,  Produksi Kuartal I Pupuk Kaltim Capai 2,14 Juta Ton

Diketahui juga Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka menegaskan sesuai dengan perintah dan arahan Presiden Indonesia, Prabowo Subianto untuk memewajibkan swasembada pangan. 

Perlu diketahui swasembada pangan merupakan kemampuan suatu negara untuk memenuhi kebutuhan pangan penduduknya secara mandiri tanpa bergantung pada impor.

"Perintah dan arahan dari Pak Presiden Prabowo sudah jelas, kita diwajibkan untuk swasembada pangan dan pak menteri ini intens sekali ke lapangan," ujar Gibran saat menghadiri "Gerakan Tanam Padi
Dalam Rangka Percepatan Tanam Padi di Provinsi Sumatera Utara" di Desa Aman Damai, Kecamatan Sirapit, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Selasa (24/12/2024). 

Baca Juga : Dua Rumah di Langkat Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Bahkan menurut Gibran, pesan Presiden Prabowo Subianto selalu diulang-ulang disidang kabinet. Termasuk masalah irigasi, masalah pupuk, masalah benih, masalah mekanisasi, dan bahan bakarnya. 

"Maka saya mohon pak menteri, pak bupati, segera menyelesaikan permasalahan ini. Sekali lagi ini membutuhkan kerjasama yang baik seluruh stakeholder yang ada terutama bapak ibu dari kelompok tani, kita ingin meningkatkan produktivitas," ucap Gibran. 

Tak hanya itu, Gibran juga menyinggung jika Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) telah usai, dan semua pihak harus segera merangkul. 

Baca Juga : Orangutan Masuk Ladang Warga Langkat, BBKSDA Sumut Lakukan Evakuasi dan Pelepasliaran

"Dan saya harap pimpinan yang sebelumnya dan pimpinan yang setelah dilantik di Bulan Februari 2025 bisa bersinergi. Jangan sampai program-program pemerintah yang sebelumnya terhenti dan tidak dilanjutkan. Terutama kesejahteraan petani dan fasilitas-fasilitasnya bisa dilanjutkan dan diperbaiki," ucap Gibran. 

"Dan saya juga memohon maaf bapak ibu, mungkin yang kemarin-kemarin masih ada kekurangan, ini sekarang kita perbaiki," sambungnya. 

Wakil Presiden Indonesia ini pun menegaskan, jika saat ini fokus Presiden Indonesia yaitu soal swasembada pangan. 

Baca Juga : Wapres Ditugaskan Hadiri KTT G20 di Afrika Selatan, Pakar: Prabowo Ingin Gibran Ikut Sibuk Urus Indonesia

"Kita pingin semua berhasil. Inikan kondisi alam seperti ini kita harus siap semua, dan dari lintas kementrian akan bekerjasama untuk mempermudah pekerjaan bapak ibu semua," ucap Gibran. 

Dikabarkan sebelumnya, Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman mengungkapkan jika produksi pertanian padi mengalami peningkatan yang cukup signifikan. 

Hal ini diungkapkan Amran saat Wakil Presiden Indonesia, Gibran Rakabuming Raka bersama istri menghadiri "Gerakan Tanam Padi
Dalam Rangka Percepatan Tanam Padi di Provinsi Sumatera Utara" di Desa Aman Damai, Kecamatan Sirapit, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. 

Baca Juga : Setahun Dampingi Prabowo, Gibran Harus Perbaiki Kualitas

"Terjadi peningkatan produksi beras sesuai data BPS cukup signifikan. Minusnya Alhamdulillah hanya 400 ribu ton di tahun 2024," ujar Amran. 

Lanjut Amran, di Indonesia baru-baru ini saja mengalami tekanan iklim yang luar biasa El Nino terbesar sepanjang sejarah yaitu tahun 2023-2024.

"Alhamdulillah bisa kita lewati, di mana rencana awal kita impor 10 juta ton beras, Alhamdulillah kita hanya impor 3 juta ton," ujar Amran. 

Bahkan menurut Amram, di saat musim kemarau produksi meningkat cukup tinggi. Pasalnya karena dilakukan evaluasi pertanian diantaranya bagi pompa, traktor dan benih unggul. 

"Khusus Kabupaten Langkat, kami tadi mendengar dari petani masalah pupuk, tapi sudah aman. Ini karena kebijakan pemerintah yang menaikan jumlah kouta pupuk 100 persen," ujar Amran. 

Sementara itu, amatan wartawan dilokasi, kunjungan perdana Gibran di Kabupaten Langkat ini membuat warga sekitar cukup antusias. 

Beberapa warga rela mengantre untuk bersapa ataupun bersalaman dengan wakil presiden termuda sepanjang sejarah Republik Indonesia ini. (rsy/nusantaraterkini.co)