Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Gawat, Sekolah Dasar di Deliserdang Terancam Tutup, Wali Murid Buat Petisi Penolakan

Editor :  Fadli Tara
Reporter :  Junaidin Zai
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!

Nusantaraterkini.co, DELISERDANG Sebuah sekolah dasar di Jalan Mesjid, Medan Estate, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, terancam ditutup pada Desember mendatang tanpa alasan yang jelas. Rencana itu memicu penolakan dari para orang tua murid yang telah membuat petisi.

Nurcahaya (36), salah seorang wali murid, mengatakan kabar tersebut disampaikan dalam pertemuan antara pihak sekolah dan orang tua siswa pada Selasa (30/9/2025). 

Baca Juga : Materi Keamanan Pangan Masuk Kurikulum Sekolah, Komisi IX: Fokus Dulu Kualitas SDM yang Olah MBG

Ia mengaku terkejut dengan keputusan itu.

“Sekolah itu akan ditutup bulan Desember ini. Saya sempat bertanya kepada Kepala Sekolah soal alasan penutupan. Jawabannya hanya karena lahannya lahan kebun, begitu saja,” ujar Nurcahaya kepada Nusantaraterkini.co, Jumat (3/10/2025).

Menurut dia, pihak sekolah meminta murid dipindahkan ke sekolah lain. 

Namun, sebagian orang tua menolak karena faktor biaya serta jarak sekolah pengganti yang cukup jauh dari permukiman warga.

Baca Juga : Heboh! Dua Kepsek di Pandeglang Karaoke Pakai Smart TV Bantuan Prabowo

“Sekolah minta siswa dipindahkan ke Desa Laut Dendang. Kalau tidak salah jaraknya sekitar tiga kilometer,” tambahnya.

Samsulbahri, wali murid lainnya, menyampaikan keresahan serupa. 

Ia menilai keputusan tersebut justru membebani keluarga, terutama bagi siswa kelas enam yang akan menghadapi ujian akhir.

“Anak kelas enam butuh adaptasi lagi kalau dipindahkan. Belum lagi soal biaya perpindahan,” katanya.

Baca Juga : Di Belawan, Ijeck Harap Nelayan Manfaatkan Sekolah Lapangan Cuaca Demi Keselamatan

Hingga kini, para orang tua mengaku belum mendapat kepastian mengenai peran sekolah maupun pemerintah dalam proses pemindahan.

Nusantaraterkini.co masih berupaya menghubungi pihak sekolah, termasuk Kepala Sekolah, untuk meminta klarifikasi terkait alasan penutupan.

(Cw7/Nusantaraterkini.co)