Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Gerindra dan Parpol Koalisi Prabowo Tolak Calonkan Anies Baswedan di Pilkada Jakarta

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Luki Setiawan
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Anies Baswedan (Foto: istimewa)

Gerindra dan Parpol Koalisi Prabowo Tolak Calonkan Anies Baswedan di Pilkada Jakarta

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Partai Gerindra menegaskan menolak mengusung ataupun sampai mengusung Anies Baswedan dalam Pilkada Jakarta 2024. Pasalnya, Gerindra bersama Koalisi Prabowo akan mengusung dan mendukung jagoan sendiri untuk kota Jakarta.

Baca Juga : Habiburokhman: Kritik ke Pemerintah Harus Konstruktif Bukan Propaganda

"Tidak, kita punya jago," tegas Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani, Jumat (19/4/2024).

Baca Juga : HUT ke-18 Gerindra: Sinyal Dua Periode Mengudara di Senayan

Legislator asal Dapil Lampung 1 ini memastikan sosok yang akan diusung Partai Gerindra dan parpol koalisi Prabowo sebagai cagub pada pilkada Jakarta nantinya merupakan sosok muda yang masih segar.

"Ya sosok yang fresh-lah pokoknya. Masalahnya ya saat ini masih digodok," kata Ahmad Muzani.

Baca Juga : Soal Alotnya Pertemuan Prabowo-Megawati, Pengamat: Beliau Sedang Berkontemplasi

Muzani yang juga Wakil Ketua MPR ini bilang, beberapa kriteria penting yang harus dimiliki oleh sosok yang akan diusung Partai Gerindra menjadi Cagub DK Jakarta pada Pilkada serentak 2024 mendatang.

Baca Juga : Indikasi PDIP Bergabung ke Pemerintahan Prabowo-Gibran, Ini Prediksi Pengamat

"Ya orang yang secara personal memiliki visi tentang ekonomi, memiliki keluwesan dalam melakukan pendekatan kepada semua kalangan, dan memiliki toleran yang tinggi untuk semua profesi dan kalangan," sebut anggota Komisi II DPR ini.

Menurut Muzani, kriteria tersebut sangat penting mengingat Jakarta akan menjadi pusat kegiatan pertumbuhan ekonomi nasional dengan nama Daerah Khusus Jakarta (DKJ).

Baca Juga : Pakar Nilai Sanksi Blacklist Lebih Efektif Tekan Politik Uang

"Ini daerah masih akan penting karena meski secara pemerintahan tidak lagi berkedudukan di Jakarta tetapi akan menjadi sebuah pusat kegiatan perekonomian, atau lebih tepatnya pusat kegiatan pertumbuhan ekonomi yang akan mendorong pertumbuhan perekonomian nasional," tutur Muzani.

Baca Juga : Pilkada Tak Langsung Dinilai Curi Kedaulatan Rakyat, Alarm Bahaya bagi Partai Penguasa

Muzani menyebut, saat ini Partai Gerindra dan para parpol koalisi Prabowo-Gibran tengah menyatukan sikap agar para gubernur, bupati, dan walikota yang diusung bersama dapat sukses di Pilkada 2024.

"Akan tetapi kenyataannya tidak mudah. Untuk kasus di beberapa provinsi dan beberapa daerah ternyata ada muatan politik lokal yang tidak mudah ditemukan. Itu juga yang sedang kita jajaki, kompleksitasnya agak cukup rumit," ungkap Muzani.

(cw1/nusantaraterkini.co)