Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Gerindra Madina Gencarkan Program KTA-Nisasi untuk Konsolidasi Kader

Editor :  hendra
Reporter :  Muhammad Reza
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Seluruh anggota Partai Gerindra Kabupaten Mandailing Natal, melakukan KTANisasi seluruh anggota DPC Partai Gerindra Madina, Minggu (16/11/2025). (Foto: istimewa)

nusantaraterkini.co, MADINA DPC Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mulai menggencarkan program KTA-Nisasi bagi seluruh anggotanya. Program ini dijalankan untuk memastikan setiap kader memiliki identitas resmi keanggotaan partai.

“KTA-Nisasi ini merupakan instruksi nasional dan menjadi bukti sah seseorang terdaftar sebagai anggota Gerindra,” ujar Ketua DPC Gerindra Madina, Erwin Efendi Lubis, Senin (17/11/2025).

Erwin menjelaskan, kartu tanda anggota tersebut diterbitkan langsung oleh DPP Gerindra dan menjadi identitas formal dalam struktur kepartaian. Menurutnya, keberadaan KTA diperlukan untuk menguatkan kesolidan internal serta mempermudah pendataan.

Baca Juga : 18 Tahun Gerindra, Erwin Efendi Lubis Pimpin Aksi Bersih Lingkungan dan Bagi Sembako di Madina

“Dengan KTA, anggota masuk ke dalam database partai. Ini akan memudahkan koordinasi, pembinaan, hingga penugasan kader baik di tingkat daerah maupun pusat,” jelasnya.

Erwin menambahkan bahwa pemegang KTA berhak mendapatkan kesempatan yang sama dalam menyampaikan pendapat, mengikuti proses pemilihan internal, hingga dicalonkan pada jabatan tertentu. Sebaliknya, para kader wajib menaati AD/ART, program kerja, serta memenuhi kewajiban iuran partai.

Lebih jauh, KTA-Nisasi disebut menjadi bagian dari langkah konsolidasi politik Gerindra untuk memperkuat visi perjuangan partai dalam membangun Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. Program ini diyakini dapat memudahkan mobilisasi kader dalam mendukung agenda demokrasi, ekonomi kerakyatan, hingga pembangunan nasional.

Baca Juga : DPC Gerindra Madina Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir

“KTA-Nisasi bukan hanya soal kartu. Ia adalah alat integrasi, legitimasi, dan mobilisasi kader untuk bersama-sama menyukseskan tujuan politik dan pembangunan yang diperjuangkan Gerindra,” tegas Erwin.

(Mra/nusantaraterkini.co)