Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Groundbreaking Kantor BCA di IKN, Jokowi: Pasti Menguntungkan

Reporter :  Khairul Arief
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Presiden Joko Widodo didampingi Panglima TNI Jendral TNI Agus Subiyanto melakukan peletakan batu pertama atau groundbreaking Bank Central Asia (BCA) di Ibu Kota Nusantara (IKN), Provinsi Kalimantan Timur, Senin (12/8/2024)./Ist

Nusantaraterkini.co, IKN - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan peletakan batu pertama (Groundbreaking) perbankan swasta yaitu Bank Central Asia (BCA) di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN), Senin (13/8/2024).

BCA menjadi bank swasta pertama yang mendirikan kantor di IKN.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menilai Bank BCA adalah sebuah jaminan, BCA tidak mungkin berani melakukan investasi bila tidak ada keuntungan yang diperoleh di Kota Nusantara.

Baca Juga : Presiden Prabowo Tinjau IKN, Pusat Pemerintahan Ditargetkan Rampung 2028

Juga juga memberikan apresiasi dan mengaku sangat menghargai investasi yang dilakukan oleh Bank BCA di IKN. Jokowi memastikan kalau investasi di IKN pasti menguntungkan.

"Saya sangat menghargai investasi yang dilakukan oleh PT BCA Tbk. Kalau BCA sudah berani masuk investasi ke Nusantara, artinya investasi di Ibu Kota Nusantara ini pasti sangat menguntungkan,” ujarnya.

Lebih lanjut Jokowi mengatakan ada 220 investor yang tengah diseleksi oleh OIKN untuk direalisasikan investasinya di IKN.

Baca Juga : Otorita IKN Gandeng Intelijen Kejagung Awasi Pembangunan Proyek Strategis

Totalnya, ada 472 investor yang sudah mengajukan dan menandatangani LOI dengan OIKN , namun dari OIKN tetap dilakukan seleksi. 

"Semuanya diseleksi, tidak langsung bisa. Saat ini masih memprioritaskan investasi dari dalam negeri meskipun ada permintaan investor dari luar," imbuhnya.

Bila Bank BCA membangun kantor disini, Jokowi menyampaikan, maka, jalan di depan kantor BCA nanti akan dibangun oleh pemerintah. 

Ia menegaskan, jalan, listrik, air semuanya nanti akan di bangun oleh pemerintah yang sekarang masih berkonsentrasi di pembangunan KIPP. 

"Untuk investasi investor yang berada di luar kawasan-kawasan pemerintah akan dimulai pembangunan infrastruktur pada Januari tahun depan," tukasnya.

(cw6/nusantaraterkini.co)