Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Gudang Penuh Saat Rakyat Kelaparan, Senator Azhari Cage Kecewa Kinerja Bulog Aceh

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Luki Setiawan
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Senator DPD RI asal Aceh, Azhari Cage. (Foto: DPD)

Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Senator DPD RI asal Aceh, Azhari Cage mengatakan seharusnya masyarakat tidak akan kelaparan kalau negara hadir paska banjir bandang yang melanda Aceh.

"Mengapa saya katakan demikian, coba kita perhatikan di tiap wilayah ada Bulog dan di banyak kabupaten kota dan gudangnya seperti Takengon ada. Kalau negara hadir, tidak mungkin masyarakat di Aceh Tengah dan Bener Meriah tidak mungkin terjebak dalam kelaparan," ujarnya, Kamis (11/12/2025).

Menurutnya, masyarakat tidak perlu jalan kaki berpuluh kilometer untuk menjemput bantuan di perbatasan Bener Meriah dengan Aceh Utara.

Baca Juga : Pascabanjir, IGD dan ICU RSUD Langsa Berangsur Aktif, Layanan Prioritas Kembali Beroperasi

"Bulog itu didirikan untuk mengatasi kelangkaan pangan, ini masyarakat sudah kelaparan tapi masih memikirkan adminitrasi," ujarnya.

Seharusnya, kata Azhari, dalam keadaan bencana seperti ini dan keadaan tertentu adminitrasi bisa belakangan.

"Yang penting kita pikirkan rakyat jangan lapar. Wajar bila di beberapa tempat paska banjir terjadi penjarahan karena memang rakyat kelaparan dan negara tidak hadir untuk mengatasinya," katanya.

"Seperti kita lihat sekarang ini bantuan untuk masyarakat paska banjir lebih banyak mengalir dari pada dermawan dan masyarakat sendiri untuk saudara-saudara nya dari pada dari pemerintah," timpalnya.

Baca Juga : Gudang Bulog di Tapanuli Tengah Dijarah, Kanwil Bulog Sumut: Konsekuensi di Tengah Krisis Pangan

Hendaknya ini, tambahnya, menjadi pembelajaran bagi semua, karena daerah-daerah di Indonesia adalah daerah rawan bencana maka negara harus siap dan hadir di tengah-tengah rakyat.

"Saya sangat kecewa dengan kinerja Bulog yang tidak peka dengan kondisi dan keadaan, karena gunanya Bulog itu adalah untuk mengatasi krisis pangan tapi ketika masyarakat sudah kelaparan mereka masih santai santai saja," tegasnya.

(cw1/nusantaraterkini.co)