Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Hadiri HUT Ke-44 dan Pelantikan DPD serta DPC Wanita Pujakesuma, Rahudman Tekankan Pentingnya Kekompakan

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Sofyan Akbar
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Rahudman Harahap saat memberikan sambutan. (Foto: istimewa)

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Tokoh masyarakat Sumatera Utara (Sumut) sekaligus Penasehat Pujakesuma, Rahudman Harahap menekankan pentingnya kekompakan dalam membesarkan organisasi Pujakesuma dan Wanita Pujakesuma.

Menurutnya, kehadiran organisasi ini harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Baca Juga : Rahudman Harahap Terima Jas Kehormatan PKN, Ajak Kader Jaga Kondusifitas Kota Medan

Hal ini disampaikannya pada acara peringatan HUT ke-44 Pujakesuma, yang dirangkai dengan pelantikan DPD dan DPC Wanita Pujakesuma Kota Medan, Kota Binjai, dan Kabupaten Karo di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Imam Bonjol Medan, Minggu (21/7/2024).

Baca Juga : Syukuran HUT Ke-5 JMSI Sumut, Rahudman Harahap: Media Harus Jadi Kontrol Sosial yang Kuat

Acara ini dihadiri oleh pengurus DPP PKB Pujakesuma Joko Susilo, Ketua DPW Wanita Pujakesuma Sumut Chairiah Sudjono Giatmo, SE, Pembina Wanita Pujakesuma Sumut Ritha Wizni, serta sejumlah tokoh Pujakesuma dan Wanita Pujakesuma lainnya.

Sebagai Penasehat, Rahudman menyatakan kesiapannya untuk turut membesarkan Pujakesuma dan Wanita Pujakesuma agar dapat memberi andil dalam pembangunan negara serta meningkatkan kesejahteraan anggotanya.

Baca Juga : Usung Adi Saputra Bacawagub Sumut, Pujakesuma Jajal Kekuatan Paguyuban

"Saya memang bukan orang Jawa, karena saya Harahap, tapi saya penasehat Pujakesuma dan istri saya, Ibu Ritha Wizni adalah orang Jawa dan pembina Wanita Pujakesuma. Jadi, saya sudah di dalam dan ikut pula bertanggung jawab membesarkan organisasi ini," jelasnya.

Baca Juga : Penyegaran Organisasi, Lapas Kendal Lantik 5 Pejabat Manajerial

Rahudman mengungkapkan keprihatinannya terhadap banyak anggota Pujakesuma di Medan yang harus mencari pinjaman untuk membuka usaha kecil.

"Ini sangat memprihatinkan. Kita harus saling membantu. Organisasi harus berperan untuk meningkatkan kesejahteraan anggota, dan ini juga tanggung jawab pemerintah untuk membantu dan membina usaha kecil dalam upaya meningkatkan perekonomian daerah," katanya.

Baca Juga : Ketum JMSI Teguh Santosa Lantik Pengurus JMSI Sulawesi Tenggara

"Ke depan, untuk Kota Medan, kita akan melakukan terobosan. Saya bertanggung jawab untuk itu," tegasnya.

Rahudman menyatakan bahwa warga suku Jawa di Kota Medan mencapai 30% lebih, dan itu potensinya besar jika dilibatkan dalam pembangunan kota.

Dalam kesempatan ini, Rahudman juga menyampaikan rasa hormat dan penghargaan kepada para pendiri Pujakesuma, yang telah menyatukan warga suku Jawa di Sumatera dalam satu wadah kekeluargaan dan saling membantu.

"Untuk mengenang sejarah dan menghormati para pendiri Pujakesuma, insya Allah dalam waktu dekat ini akan diluncurkan buku sejarah Pujakesuma. Saya sudah berkomunikasi dengan penyusun bukunya, Bang Coking Susilo Sakeh, yang pernah menjabat sebagai Sekretaris Pujakesuma. Penyusunan bukunya saat ini sudah tahap finishing," katanya.

Rahudman juga mengucapkan selamat atas Hari Jadi Pujakesuma yang ke-44, serta atas dilantiknya pengurus DPD Wanita Pujakesuma Kota Medan, Kota Binjai, dan Kabupaten Karo, serta pengurus DPC Wanita Pujakesuma di 21 kecamatan se-Kota Medan.

"Embani tugas organisasi dengan baik dan jaga nama baik organisasi," ucapnya.

Ketua DPW Wanita Pujakesuma Sumut Chairiah Sudjono Giatmo mengapresiasi dan berterima kasih kepada Rahudman Harahap dan Ritha Wizni atas dukungan dan bantuannya kepada Pujakesuma dan Wanita Pujakesuma.

"Kegiatan hari ini bisa berlangsung megah dan meriah serta bisa diberi izin oleh Pemprov Sumut untuk pemakaian Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubernur Sumut, berkat bantuan dan dukungan Pak Rahudman Harahap dan Ibu Ritha Wizni," ujarnya.

Chairiah menambahkan bahwa Pujakesuma, yang didirikan oleh Sudjono Giatmo pada 10 Juli 1980, kini telah berkembang pesat dan berdiri di seluruh provinsi di Sumatera serta seluruh kabupaten dan kota di Sumut.

"Kita harus terus menjaga dan membesarkan organisasi ini sebagai organisasi yang bersifat kekeluargaan, dan terus berjuang untuk meningkatkan kesejahteraan anggota," pungkasnya.

(Akb/Nusantaraterkini.co)