Nusantaraterkini.co, Jakarta - pada perdagangan Jumat (28/3/2025) harga minyak mentah terkoreksi tipis, namun masih stabil di level US$ 69 per barel.
Di mana harga minyak mentah west texas intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei 2025 di New York Mercantile Exchange ada di US$ 69,87 per barel, turun 0,07% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 69,92 per barel.
Harga minyak mentah stabil di kisaran US$ 69 per barel dan pasar bersiap menghadapi tarif lanjutan dari Pemerintahan Trump yang akan berlaku awal pekan depan.
Baca Juga : Krisis Energi Global, DPR Soroti Keberhasilan Pemerintah Tahan Harga BBM
Mengutip Bloomberg, Trump dijadwalkan akan memberlakukan pungutan timbal balik dan bea masuk bagi pembeli minyak mentah dan gas dari Venezuela pada 2 April mendatang.
Harga minyak mentah telah naik sejak awal Maret karena investor mempertimbangkan gangguan pasokan yang disebabkan oleh sanksi dan tarif impor Presiden Donald Trump.
Para pedagang mengambil ops bullish untuk melindungi diri dari lonjakan harga.
Baca Juga : Selat Hormuz Dibuka Kembali, Harga Minyak Mentah Dunia Langsung Anjlok 10 Persen
Venezuela juga meningkatkan pengiriman minyak mentah ke China ke level tertinggi dalam hampir dua tahun.
