Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Hilangkan Bonus Komisaris BUMN, Prabowo: Enak di Lo, Ga Enak di Rakyat!

Editor :  Fadli Tara
Reporter :  Luki Setiawan
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!

Nusantaraterkini.co, Tangerang — Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memperbaiki tata kelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan menghapus praktik pemberian bonus atau tantiem kepada komisaris BUMN. 

Prabowo mengungkapkan bahwa selama ini banyak aset dan potensi BUMN yang tercecer tanpa pengelolaan baik. 

Baca Juga : Wamenaker: Tata Kelola Sehat dan SDM Kompeten Kunci Daya Saing BUMN

Melalui konsolidasi aset di bawah pengelolaan Danantara, Indonesia kini memiliki kekuatan keuangan global yang signifikan.

Baca Juga : Kecelakaan Kereta Api di Bekasi Timur, Anggota DPR Minta Transparansi PT KAI

“Kekayaan kita luar biasa. Masalahnya adalah manajemen pengelolaan. Saya sudah buktikan, aset BUMN saya kumpulkan di Danantara nilainya US$10 miliar. Sovereign fund kita sekarang mungkin kelima di dunia. Norwegia, China, Abu Dhabi, baru kita. Tidak main-main,” tegas Prabowo, Kamis (28/8/2025).

Namun di balik pencapaian tersebut, Prabowo menyoroti praktik pemberian tantiem atau bonus bagi komisaris BUMN yang dinilai tidak adil, terutama ketika perusahaan mengalami kerugian.

Baca Juga : Gubernur Sumut Hilangkan Tantiem Komisaris dan Direksi Bank Sumut Jika Tak Mampu Turunkan BOPO

“Saudara tahu kemarin saya hilangkan apa itu tantiem. Tantiem itu rupanya bahasa Belanda, artinya bonus. Kenapa sih nggak pakai istilah sederhana, bonus gitu lho. Yang repot perusahaan rugi, dikasih bonus komisarisnya. Enak di lo, nggak enak di rakyat. No, coret!” tegasnya.

Baca Juga : 165 Kursi Komisaris Diisi Politisi, Formappi: Bagaimana BUMN Sulit Bisa Berkembang

Prabowo menegaskan bahwa kebijakan penghapusan bonus bagi komisaris BUMN merupakan bagian dari upaya reformasi besar-besaran. 

Ia menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme dalam pengelolaan perusahaan negara.

Baca Juga : May Day 2026 Buruh Sampaikan 11 Tuntutan, Presiden Janji Perlindungan Lebih Kuat

“Alhamdulillah, yang nggak mau, get out. Banyak anak muda yang mau masuk,” ujarnya. 

Baca Juga : Presiden Prabowo Sampaikan Belasungkawa dan Instruksikan Evaluasi Perlintasan Kereta usai Kecelakaan

(cw1/nusantaraterkini.co)