Nusantaraterkini.co, TAPTENG - Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Tapanuli Tengah mendukung penuh kebijakan Bupati Tapteng dalam memberantas pukat trawl.
Ketua HNSI Tapteng, Sudi Anto Silalahi mengungkapkan, dengan adanya kebijakan dalam memberantas pukat trawl, diharapakan nelayan tradisional dapat meningkatkan perekonomian keluarga.
"Atensi Bupati Tapteng terhadap Aparat Penegak Hukum (APH) dalam memberantas ilegal fishing di perairan Pulau Mursala perlu diapresiasi," ungkapnya kepada Nusantaraterkini.co, Jumat (14/3/2025).
Baca Juga : Catatan Akhir Tahun 2023, Soroti Permasalahan Lingkungan di Sumatera Utara
Ia juga berharap upaya yang dilakukan Masinton Pasaribu di perairan Pantai Barat Tapteng dapat mengubah pola APH yang selama ini terkesan tutup mata terhadap beroperasinya ilegal fishing.
"Selama ini pukat harimau dan bom ikan bebas beroperasi tanpa tersentuh hukum, sehingga berdampak dalam penghasilan nelayan tradisional," katanya.
Ketua HNSI ini optimis bila hal ini dapat terealisasi dan benar-benar dilaksanakan, ekosistem laut Pantai Barat Sumatera dapat terjaga dengan baik.
Baca Juga : Tiga Provokator Pembakaran Polsek MBG Madina Ditangkap, Polisi: Positif Sabu dan Ganja
"Rencana membangun pos pemantauan di Pulau Mursala nantinya akan menjadi salah satu solusi yang tepat. Bila ilegal fishing dapat diberantas, semoga nelayan kecil semakin membaik hasil tangkapannya," pungkasnya.
(jjm/nusantaraterkini.co)
