Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

IHSG Terseret Bursa Asia, Sentimen Konflik AS-Iran Picu Aksi Hindari Risiko

Editor :  hendra
Reporter :  Hendra Mulya
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
BEI sempat menghentikan sementara perdagangan (trading halt). (BAY ISMOYO/AFP)

Nusantaraterkini.co, JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia pada pembukaan perdagangan Senin (30/3) berada di zona merah. Pelemahan ini terjadi seiring tekanan dari pasar saham Asia, di tengah meningkatnya kekhawatiran investor terhadap ketidakpastian geopolitik global.

IHSG tercatat turun 76,53 poin atau 1,08 persen ke level 7.020,53. Sementara itu, indeks saham unggulan LQ45 juga mengalami penurunan sebesar 11,00 poin atau 1,53 persen ke posisi 707,96.

Sentimen negatif tidak hanya berasal dari dalam negeri, tetapi juga dipengaruhi oleh pelemahan bursa global. Pasar saham Eropa, seperti indeks CAC 40 Prancis, tercatat melemah 0,87 persen.

Baca Juga : IHSG Hari Ini Diprediksi Masih Tertekan, Simak Rekomendasi Saham BBRI hingga INCO

Di Amerika Serikat, Wall Street ditutup di zona negatif pada perdagangan akhir pekan lalu. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 1,73 persen ke 45.166,64, diikuti S&P 500 yang melemah 1,67 persen ke 6.368,85, serta Nasdaq Composite yang terkoreksi 1,93 persen ke 23.132,77.

Tekanan juga terlihat di kawasan Asia pada perdagangan pagi ini. Indeks Nikkei anjlok 4,53 persen, Shanghai Composite turun 0,80 persen, Hang Seng melemah 1,71 persen, dan Straits Times terkoreksi 0,29 persen.

Pelaku pasar cenderung menghindari aset berisiko (risk-off) akibat meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, yang memicu kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi global.

Baca Juga : IHSG Hari Ini Dibuka Turun ke 7.146 pada Perdagangan 8 Mei 2026, Investor Pantau Sentimen Global

(Dra/nusantaraterkini.co).