Nusantaraterkini.co, MEDAN - Dalam acara Rapat Konsolidasi Wilayah (Rakoswil) Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) se-Sumatera yang digelar di Hotel Santika Medan pada Jumat (15/11/2024), Ketua Umum Pengurus Wilayah Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Sumut, Musa Rajekshah, menyerukan peningkatan dukungan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis syariah di Sumatera Utara.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah untuk mendukung perkembangan ekonomi berbasis syariah di wilayah tersebut, terutama guna mengatasi permasalahan modal yang kerap menjadi kendala utama bagi UMKM di Sumut.
Musa Rajekshah yang karib disapa Ijeck menjelaskan, bahwa prinsip syariah dalam ekonomi bukan hanya untuk umat Islam, tetapi mencakup semua masyarakat dengan prinsip-prinsip keadilan dan kesejahteraan bersama.
Baca Juga : Musa Rajekshah Ingatkan Potensi Kenaikan Tiket Pesawat Dampak Pasokan Energi
“Masyarakat sudah memahami bahwa ekonomi syariah bukan sekadar untuk umat Islam, tetapi dapat memberikan manfaat untuk seluruh lapisan masyarakat karena berlandaskan keadilan yang mendorong kemajuan bersama," ujar Ijeck yang juga Anggota Komisi V DPR RI ini.
Ia mengakui bahwa tantangan utama yang dihadapi UMKM di Sumut adalah keterbatasan modal. Menurutnya, kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah dan UMKM dapat mengatasi masalah ini. Musa berharap pemerintah lebih aktif dalam memberi dukungan melalui edukasi dan fasilitasi akses permodalan, agar pelaku UMKM dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan.
"Kita tidak punya kekuatan jika tidak ditopang oleh anggaran pemerintah. Maka, kita harapkan sinergi yang kuat agar potensi UMKM di Sumut ini bisa berkembang secara optimal," tambahnya.
Baca Juga : Zakiyuddin Harahap: Penanganan Banjir Rob Belawan Membutuhkan Peran Lintas Sektoral
Dalam kesempatan ini, Ijeck juga mengajak para pelaku UMKM untuk terus memperkuat jaringan kerja dan inovasi, terutama dalam mengembangkan produk-produk yang sesuai dengan prinsip ekonomi syariah.
Ia berharap para pelaku UMKM dapat memanfaatkan peluang pasar syariah yang semakin meningkat, baik di tingkat lokal, nasional, hingga internasional.
“Saat ini pasar produk syariah semakin besar dan mengglobal. Jika kita dapat bersinergi dengan baik, bukan tidak mungkin produk dari Sumut bisa bersaing di kancah internasional,” ungkapnya.
Ia juga berharap bahwa UMKM berbasisi Syariah ini menjadi motor penggerak.
"Berharap ini bisa memperkuat langkah bersama demi memajukan UMKM syariah di Sumatera Utara. Dengan sinergi yang kuat, saya optimis ekonomi syariah akan menjadi motor penggerak ekonomi daerah," tutupnya.
(cw9/nusantaraterkini.co)
