Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Ini Penjelasan Kejagung Terkait Video Viral Penemuan Tumpukan Uang di Ruang Stafsus Budi Arie

Editor :  hendra
Reporter :  Redaksi
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Tumpukan uang ditemukan di ruangan staf khusus Menkoinfo Budi Ari saat di grebek Polisi. Foto: Instagram/ @ahmadsahroni88

nusantaraterkini.co, JAKARTA - Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan penyidik Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung) menemukan tumpukan uang yang tersimpan di dalam loker.

Video itu turut diunggah Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, di akun media sosialnya. Dalam video yang beredar, tampak penyidik membuka satu per satu loker berkelir hijau yang di dalamnya penuh tumpukan uang. Penggeledahan juga tampak didampingi oleh seorang anggota TNI.

Dalam narasinya, Sahroni mempertanyakan kebenaran apakah penggeledahan itu dilakukan di ruangan staf khusus (stafsus) Menkominfo saat dijabat Budi Arie.

Baca Juga : Pakar Ragukan Keaslian Video Amien Rais yang Viral, Soroti Potensi Manipulasi AI

"Benar-benar Gila..!! Ruangan staf khusus Budi Ari (Menkoinfo) pelindung judi online di grebek Polisi, telah ditemukan tumpukan uang yg jumlahnya sangat fantastis. Serius nih berita beneran gak siy ???" tulis Sahroni dalam keterangan videonya.

Terkait hal tersebut, Kapuspenkum Kejagung, Harli Siregar, membantahnya. Ia menyebut, penyidik Kejagung belum pernah menggeledah lokasi yang disebutkan.

"Itu enggak benar, kami tidak ada melakukan penggeledahan di tempat itu," kata Harli dikutip kumparan, Senin (11/11/2024).

Baca Juga : Emosi Rumahnya Dilempar Kerikil, Pemilik Rumah Seret Bocah Sejauh 20 Meter Di Sibolga

Harli menambahkan, video tersebut adalah kegiatan penyidik saat menggeledah Gedung Palma Tower di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, pada 2 Oktober lalu. Penggeledahan ini terkait kasus korupsi Duta Palma Group.

"Kalau melihat video tersebut sepertinya kegiatan penyidik di tempat lain dan dalam kasus lain yang sudah dirilis," ujarnya.

Saat ini, Polri sedang mengusut sejumlah kasus judi online. Salah satunya yang melibatkan pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (dulu bernama Kominfo).

Baca Juga : Firman Soebagyo Ingatkan Bahaya Buzzer dan Hoaks, Masyarakat Diminta Bijak Bermedia Sosial

Kasus tersebut diusut oleh Polda Metro Jaya. Total sejauh ini sudah ada 17 orang yang dijerat tersangka judi online. Kasus itu melibatkan pegawai dan staf ahli di Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

(Dra/nusantaraterkini.co).

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita nusantaraterkini.co WhatsApp Channel : 

Baca Juga : Pelaku Pencurian Velg Truk Ditangkap Polsek Medan Labuhan

https://whatsapp.com/channel/0029VaaSRkoISTkE3JQqxN2x