Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Istana Maimun jadi Destinasi Wisata Nikmati Libur Lebaran

Editor :  Rozie Winata
Reporter :  Ilham Al Banjari
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Wisatawan mengunjungi Istana Maimun H+2 Lebaran atau, Kamis (11/4/2024). (Foto: Ilham Al Banjari/Nusantaraterkini.co)

Istana Maimun jadi Destinasi Wisata Nikmati Libur Lebaran

Nusantaraterkini.co, MEDAN - Istana Maimun masih menjadi salah satu destinasi bagi para wisatawan yang menikmati libur lebaran di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut).

Baca Juga : Respons Keluhan Pengunjung, Pengelola Istana Maimun Berkomitmen Perkuat Restorasi Cagar Budaya

Pantauan nusantaraterkini.co, Kamis (11/4/2024) atau H+2 Lebaran, ratusan wisatawan terlihat mulai mengunjungi Istana Kesultanan Deli ini. Mereka datang dari berbagai daerah dan ada juga yang memang menyempatkan diri berwisata ke Istana Maimun karena pulang kampung ke Medan.

Baca Juga : Istiana Maimun Minim Perhatian, Pengunjung: Banyaknya Kekurangan yang Buat Kurang Diminati

Wisatawan asal Riau, Anastasia (28) mengaku rutin berwisata ke Istana Maimun ketika berkunjung ke Medan. Selain dapat menikmati kemegahan Istana Maimun, ia mengaku selalu tertarik datang ke sini karena sekaligus memberi edukasi tentang sejarah Kerajaan Melayu Deli.

"Iya selalu kemari kalau orang tua pulang ke Medan. Lebaran tahun lalu, libur tahun baru lalu dan Lebaran ini," katanya.

Baca Juga : Kecelakaan Bus Halmahera, Perusahaan Masih Mendata Para Korban

Ia mengungkapkan berkunjung ke Istana Maimun sekaligus memberikannya secara langsung tentang sejarah Kesultanan Deli. Menurutnya, wisata seperti ini sangat bagus untuk memperkaya pengetahuan anak bangsa tentang sejarah yang dimiliki Indonesia khususnya di Medan.

Baca Juga : Hadiri Perayaan Waisak, Rico Waas Tekankan Komitmen Medan yang Inklusif dan Harmonis

"Kita bisa melihat secara langsung barang-barang peninggalan sultan, silsilah sultan, singgasanahnya dan lain-lain. Di sini kita juga bisa beli souvenir khas Melayu Deli dan banyak lagi," ujarnya.

Dari penelusuran yang dilakukan, beberapa inovasi dihadirkan pihak Istana Maimun. Antara lain pengelolaan parkir yang sudah seperti di plaza. Sementara itu biaya parkir dipatok Rp5 ribu.

Baca Juga : Libur Lebaran, Polda Sumut Perketat Pengamanan Wisata Danau Toba dan Berastagi

Kemudian wisata Meriam Puntung. Pengelola mematok tiket masuk sebesar Rp5 ribu agar bisa melihat secara langsung bentuk Meriam Puntung.

Baca Juga : Pasien Melonjak Usai Libur Lebaran, RSU Haji Medan Tetap Layani Pasien Secara Maksimal

Menurut rumor yang beredar di kalangan masyarakat Medan, Meriam Puntung merupakan satu dari dua pria yang berubah wujud ketika Kerajaan Deli diserang Kesultanan Aceh. Pria itu merubah wujud saat kerajaan terus mendapat serangan dan hendak melindungi Putri Hijau.

Meriam Puntung yang secara terus menerus menembak mengambil risiko terburuk untuk melindungi kerajaan dan Putri Hijau. Kondisi ini membuat Meriam Puntung terbelah dan sebagian potongannya terlempar hingga ke Tanah Deli Tua.

Sementara seorang pria lagi mengubah wujudnya menjadi seekor ular besar untuk melindungi kerajaan dan Putri Hijau. Ia membawa Putri Hijau dan menghilang di Selat Malaka.

Selain itu pihak Istana Maimun juga menyediakan wisata berkuda. Wisatawan dipatok sebesar Rp20 ribu agar bisa menikmati sekeliling Istana Maimun dengan naik kuda.

Sedangkan untuk tiket masuk ke dalam Istana Maimun mengalami perubahan dari tahun lalu. Saat ini pihak pengelola mematok harga tiket masuk sebesar Rp10 ribu.

"Kalau tahun lalu tiket masuknya Rp5 ribu. Tahun ini Rp10 ribu. Untuk anak di bawah usia lima tahun gratis," kata petugas tiket masuk, Aldi Ramadhan Nasution.

Di dalam istana, wisatawan bisa melihat secara langsung barang-barang peninggalan Kesultanan Deli. Selain itu, wisawatan juga bisa membeli sejumlah souvenir yang dijual pihak pengelola antara lain peci, songket, baju adat dan tengkuluk.

(HAM/nusantaraterkini.co)