Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Isu Dampak Perang Iran–Israel–AS Picu Panic Buying, SPBU di Binjai Diserbu Warga

Editor :  hendra
Reporter :  Hendra Mulya
WhatsApp LogoTemukan Nusantaraterkini.co di WhatsApp!!
Isu Dampak Perang Iran–Israel–AS Picu Panic Buying, SPBU di Binjai Diserbu Warga. (Foto: Hendra/nusantaraterkini.co)

Nusantaraterkini.co, BINJAI – Isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang dikaitkan dengan konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat memicu kepanikan di tengah masyarakat. Sejumlah SPBU di Binjai dilaporkan dipadati warga yang berbondong-bondong mengisi bahan bakar, Kamis (5/3/2026).

Salah satu titik antrean panjang terlihat di SPBU 14.207.166. Ratusan sepeda motor serta puluhan mobil dan truk tampak mengular hingga ke badan jalan.

Kondisi tersebut menyebabkan arus lalu lintas di Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Binjai Timur, sempat mengalami kemacetan karena antrean kendaraan yang memanjang.

Baca Juga : Edan! Harga BBM Eceran di Binjai Capai Rp30 Ribu

Seorang pengendara sepeda motor bernama Agus mengaku antrean panjang dipicu oleh pesan berantai yang beredar di masyarakat. Dalam pesan tersebut disebutkan bahwa stok BBM dikhawatirkan akan menipis akibat konflik yang terjadi di Timur Tengah.

“Banyak pesan berantai yang menyebutkan BBM bakal langka karena perang. Makanya warga jadi khawatir dan ramai-ramai datang ke SPBU untuk mengisi bahan bakar,” ujar Agus.

Hal serupa juga disampaikan Rizki, pengendara lainnya yang ikut mengantre. Ia mengaku terdorong mengisi BBM setelah mendengar kabar bahwa pasokan bahan bakar bisa terganggu akibat konflik internasional tersebut.

Baca Juga : Pastikan Distribusi BBM Aman, Kapolres Binjai Tinjau SPBU dan Bagikan Air Mineral ke Pengendara

“Katanya karena perang Iran, Israel, dan Amerika, pasokan BBM bisa terhambat. Jadi saya ikut antre supaya tidak kehabisan kalau nanti benar terjadi kelangkaan,” katanya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, antrean panjang tidak hanya terjadi di satu lokasi. Hampir seluruh SPBU di Kota Binjai dipadati kendaraan warga yang ingin memastikan tangki bahan bakar mereka terisi penuh.

(Dra/nusantaraterkini.co).

Baca Juga : Perang di Timur Tengah, Warga Medan tak Perlu Panik Beli BBM