nusantaraterkini.co, TAPSEL - Jalan Simarpinggan Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) yang berada di Perkebunan Simarpinggan, Kecamatan Angkola Selatan, atau sekitar lima kilometer dari arah batas wilayah Kota Padangsidimpuan rusak.
Rusaknya jalan ini diakibatkan pengikisan tanah (amblas). Pengendara yang melintas harus ekstra hati-hati.
Pantauan dilapangan, badan jalan tersisa setengah. Tidak ada rambut lalu lintas di lokasi jalan jalan rusak. Warga hanya memasang batang kayu dan dedaunan sebagai tanda kalau jalan tersebut erosi.
Baca Juga : Sesosok Mayat Pria Ditemukan Warga Dalam Kondisi Membusuk di TPU Desa Sialogo
Pengendara yang lewat harus ber hati-hati, sebab kedalam jurang mencapai 6 sampai 7 meter. Panjang badan jalan yang amblas diperkirakan mencapai 35 hingga 50 meter.
Akibat jalan amblas, arus lalu lintas terpaksa sistem buka tutup atau bergantian dari arah berlawanan, sebab jalan hanya bisa dilalui satu kendaraan.
Salah seorang warga yang sering melewati jalan tersebut mengatakan bahwa kerusakan jalan akibat derasnya curah hujan pada November 2022 lalu, dan kejadiannya juga terjadi pada saat datangnya hujan deras.
Baca Juga : Update Kasus Tambang Emas Ilegal Tapsel dan Madina: Operator & Mekanik Jadi Tersangka, Pemilik Masih Diburu
"Kejadian amblas sudah hampir dua tahun, dan Pemkab Tapsel sempat menurunkan alat berat untuk mengantisipasi agar badan jalan tersebut tidak putus total, tetapi upaya yang dilakukan hanya sekedar saja", ucapnya, Senin (8/7/2024).
Warga berharap agar jalan tersebut segera diperbaiki. Sebab menurut watga, jalan tersebut sangat menunjang pertumbuhan ekonomi di wilayah itu, termasuk sebagai akses untuk belanja dan pengangkutan hasil bumi ke Kota Padangsidimpuan.
"Selain pengangkutan hasil bumi ke kota, jalan tersebut juga berfungsi sebagai akses menuju Dusun HTI, Gua Asom dan jalan lintas ke Mandaling Natal dan ke Angkola Sangkunur dan Batangtoru," ujarnya
Baca Juga : Wisatawan Keluhkan Jalan Rusak Menuju Desa Bonandolok Samosir
Oskar Daulay Kabid Bina Marga Wilayah ll Dinas PUPR daerah Tapsel saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa Pemkab Tapsel Tahun 2024 telah menganggarkannya dalam menangani kerusakan Jalan Simarpinggan tersebut dan jalan ke arah Gua Asom dan Angkola Sangkunur, Angkola Selatan.
"Pemkab Tapsel telah menganggarkannya perbaikan jalan yakni Rekonstruksi Perbaikan Jalan Batas Kota - Gua Asom - Batas Angkola Sangkunur Angkola Selatan dengan biaya, Rp. 8.082.197.000,- DAK 2024. Semoga tahun ini perbaikan ruas jalan tersebut terselesaikan," sebut Oskar.
(Dra/nusantaraterkini.co)
Baca Juga : Hujan Deras Disertai Angin Kencang Terjang Binjai, Puluhan Pohon Tumbang, Rumah dan Sekolah Rusak
