Nusantaraterkini.co, JAKARTA - Aksi pembakaran melumpuhkan sejumlah jalur kereta cepat Perancis. Serangan itu muncul hanya beberapa jam jelang pembukaan Olimpiade 2024.
Upacara pembukaan atau Opening Ceremony Olimpiade 2024 akan digelar pada Jumat (26/7/2024) atau Sabtu (27/7/2024) dini hari pukul 01.00 WIB.
Gangguan muncul beberapa jam jelang pembukaan Olimpiade 2024 yang akan berlangsung di seputaran Sungai Seine, Kota Paris.
Baca Juga : Whoosh Catat Lonjakan Penumpang Wisman 65 Persen pada Januari hingga Oktober 2025, Malaysia Terbanyak
Aksi sabotase yang terkoordinasi melumpuhkan sejumlah jaringan kereta cepat Perancis, TGV (Train a Grande Vitesse).
Badan Perkeretaapian Perancis, SNCF, menyebut aksi pembakaran di lintasan kereta cepat ini sebagai "serangan masif".
Karena tindakan sabotase tersebut, terdapat tiga jalur yang sangat terdampak, yakni Atlantique, Nord, dan Est.
Baca Juga : Soal Pembiayaan Whoos, Presiden Prabowo: Itu Tanggung jawab Saya!
Pelaku vandalisme telah merusak kotak sinyal di sepanjang jalur yang menghubungkan Paris dengan kota-kota seperti Lille di utara, Bordeaux di barat, dan Strasbourg di timur.
Pihak berwajib berhasil menggagalkan serangan lain yang menyasar jalur Paris-Marseille.
Serangan terjadi meskipun Perancis telah mengerahkan operasi keamanan besar-besaran dengan melibatkan puluhan ribu polisi dan tentara jelang pembukaan Olimpiade 2024.
Baca Juga : Belum Sebulan Menjabat, PM Prancis Mengundurkan Diri
Kekacauan perjalanan pun terjadi. Menurut SNFC, 800 ribu penumpang kereta cepat Perancis terdampak karena aksi sabotase ini.
"Yang kita tahu, yang kita lihat, adalah bahwa operasi ini disiapkan, dikoordinasikan, dan pusat-pusat vital menjadi target, yang menunjukkan pemahaman tertentu tentang jaringan untuk mengetahui di mana harus menyerang," ujar Perdana Menteri Perancis, Gabriel Attal, dilansir dari Reuters.
Lebih dari 300.000 penonton disebut akan memadati tepi Sungai Seine pada acara pembukaan Olimpiade Paris 2024.
Baca Juga : Pemerintah Prancis Resmi Akui Palestina sebagai Negara, Macron: Ini Bukan Kemenangan Hamas
Pada acara Opening Ceremony Olimpiade 2024, para atlet bakal berparade menggunakan kapal, melintasi jantung Kota Paris.
Defile tim Indonesia di Olimpiade Paris 2024 akan melibatkan total 14 orang. Kontingen Indonesia akan mengenakan baju rancangan Didit Hediprasetyo yang terinspirasi dari Raden Saleh, pelukis beraliran romantisme asal Jawa, yang karyanya menghiasi Museum Louvre.
Adapun Prancis mengerahkan 45.000 polisi, 10.000 tentara, dan 2.000 agen keamanan swasta untuk mengamankan upacara pembukaan Olimpiade.
Baca Juga : Binjai 'Mencekam', Aksi Unras Bikin Sejumlah Aktivitas Lumpuh
Regu penembak jitu juga dikerahkan di atap-atap bangunan, dibantu dengan drone yang akan mengawasi via udara. (rsy/nusantaraterkini.co)
